Tanggapi Aksi Demo Blok Masela di Jakarta, Kementerian HAM Migas Masela Harus Berbasis HAM

Rabu, 14 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tenaga Ahli Menteri HAM RI, Gabriel Goa

Tenaga Ahli Menteri HAM RI, Gabriel Goa

JAKARTA, SinergiSatu.com |  Tenaga Ahli Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) Republik Indonesia, Gabriel Goa menyebut polemik Migas Masela yang belakangan ini menguat di kalangan aktivis dan masyarakat Maluku tentang banyak peluang kerja dan Investasi yang mulai Nampak ketika Migas Masela berjalan, harus berbasiskan pada prinsip Hak Asasi Manusia. Penyataan ini disampaikan menjawab rencana aksi besar masyarakat Maluku Barat Daya di Jakarta yang melakukan aksi di SKK Migas, Inpex dan Kementerian ESDM hari ini rabu (14 Oktober 2026.

“Kami mendorong agar Blok Migas Masela harus dilandasi pada prinsip-prinsip HAM karena investasi itu berpeluang banyak masalah dan itu ujung-ujungnya akan berhubungan dengan rakyat sebagai pemilik atas tanah, dan lainnya. Ini kita hindari jauh-jauh sebelumnya sehingga proyek ini bisa berjalan lancar”, kata Gabriel Goa saat diwawancarai media di Kantor Kementerian HAM RI pada rabu (14/10).

Persiapan Aksi Demo Masyarakat Maluku Barat Daya di Jakarta.

Gabriel menjelaskan bahwa ketika gaung Migas Masela ini dimulai sejak awal, banyak investor yang melirik Maluku, khususnya di Wilayah terdampak seperti Maluku Barat Daya (MBD). Sehingga, langkah-langkah antisipasi perlu dilakukan bersama dengan kolaborasi antara elemen rakyat seperti lembaga adat dan lembaga pemerintah seperti Kementerian HAM.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pak Menteri Mendorong semua program pemerintah memegang prinsip HAM, ini sudah dilakukan di banyak daerah, nah ketika di Maluku Migas Masela itu berjalan, perlu ada antisipasi adanya penolakan dari rakyat seperti hak atas kepemilikan lahan, hak pendidikan, hak ekonomi dan kesehatan masyarakat, semua ini bermuara pada prinsip Hak Asasi Manusia yang harus di junjung tinggi” kata Gabriel.

Dirinya menegaskan bahwa banyak pengalaman telah membuktikan kalau investasi banyak terkendala hal-hal yang berhubungan dengan hak dasar masyarakat, sehingga di Maluku diharapkan dengan pengalaman yang terjadi seperti di Papua tidak terjadi saat Migas Masela berjalan.

Dirinya mencontohkan misalkan peluang kerja bagi anak-anak Maluku di Migas Masela itu perlu diperhatikan, jangan sampai ada penolakan yang terjadi akibat rakyat tidak dilibatkan dalam sebuah Investasi besar di Bidang Migas ini. Hal lain adalah soal keterlibatan anak-anak daerah untuk terlibat langsung perlu diperhatikan oleh pemerintah pusat.

“Kita sudah dapat informasi tentang ada masyarakat yang kontra dengan pemerintah saat Migas ini berjalan, namun perlu untuk dilakukan secara terukur dan semua pihak mendapat perlakuan yang adil.

Seperti diketahui, bahwa aksi demo ini menitikberatkan pada janji-janji pemerintah Pusat terhadap Maluku Barat Daya yang belum terjawab sampai sekarang misalkan, janji pembangunan Balai Latihan kerja di MBD, Lapangan terbang, asrama mahasiswa, dan terkahir kesempatan kerja bagi MBD sebagai Derah terdampak.

(fren/team)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

BPP KAPMI Susun 7 Program Prioritas Dukung Asta Cita Prabowo Menuju Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen
Wapres Gibran Sebut, Kalau Dirinya Tidak Lulus SMA, Tidak Mungkin Bisa Kuliah
Milad Ke 8 DPP CMMI: Delapan Tahun Mengabdi, Perkuat Ukhuwah dan Kepedulian Sosial
Bupati Pegunungan Bintang Siap Kawal Pembangunan 2.200 Rumah di Papua Pegunungan
Kesombongan Intelektual Dalam Kepemimpinan Pemerintahan
Gugatan Denny Indrayana di MK Ujian Syarat Pendidikan Gibran dan Batas Hukum Acara Pemilu
OTT KPK Bupati Bolmut, 14 Orang Diamankan, dan Sita Uang Ratusan Juta
Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK, Empat OPD Disegel

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 03:37

Tanggapi Aksi Demo Blok Masela di Jakarta, Kementerian HAM Migas Masela Harus Berbasis HAM

Senin, 12 Oktober 2026 - 02:03

BPP KAPMI Susun 7 Program Prioritas Dukung Asta Cita Prabowo Menuju Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:34

Wapres Gibran Sebut, Kalau Dirinya Tidak Lulus SMA, Tidak Mungkin Bisa Kuliah

Jumat, 2 Oktober 2026 - 07:10

Milad Ke 8 DPP CMMI: Delapan Tahun Mengabdi, Perkuat Ukhuwah dan Kepedulian Sosial

Selasa, 29 September 2026 - 15:14

Bupati Pegunungan Bintang Siap Kawal Pembangunan 2.200 Rumah di Papua Pegunungan

Kamis, 24 September 2026 - 11:39

Kesombongan Intelektual Dalam Kepemimpinan Pemerintahan

Selasa, 22 September 2026 - 02:55

Gugatan Denny Indrayana di MK Ujian Syarat Pendidikan Gibran dan Batas Hukum Acara Pemilu

Senin, 21 September 2026 - 13:35

OTT KPK Bupati Bolmut, 14 Orang Diamankan, dan Sita Uang Ratusan Juta

Berita Terbaru