Ketua DPW PPP Papua Tengah Kecewa Sikap Sekjen PPP Tidak taat Hasil Muktamar

Kamis, 13 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPW Partai PPP Papua Tengah, Nason Uti. (foto-net)

Ketua DPW Partai PPP Papua Tengah, Nason Uti. (foto-net)

PAPUA, Sinergisatu.com – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Papua Tengah, Nason Uti memberi pernyataan tegas atas polemik internal partai yang dilakukan Sekretaris Jenderal (Sekjen), Taj Yasin terhadap organisasi Partai.

““Kami ingin tegaskan kisru atau perlawanan dari sekjen kepada Organisasi Partai Persatuan Pembagunan menciderai dan menampar mukanya sendiri hal dimaksud hasil muktamar yang sudah kita lewati Bersama, kita ingin melangkah lebih cepat dengan agenda-agenda politik yang sedang berjalan, mohon agar diperhatikan ini secara baik”, kata Nason Uti kepada media ini, sabtu (18/04).

Menurut Nason, hal pertama adalah, muktamar yang sudah dilaksanakan di Ancol memilih ketua umum dan pengurus lainnya ketum melengkapi pengurusnya dibantu oleh Formatur yg ditunjuk Muktamar , menetapkan AD/ART partai serta sejumlah keputusan lainnya yg menjadi petunjuk pelaksanaan berjalannya organisasi Partai ini. Apa lagi sebagai Sekjen yang ditunjuk oleh Ketum mustinya menunjukan gagasan dan kemampuanya mengerakan semua kekuatan yang dimiliki Oleh Organisasi PPP sebagai alat politik umat islam warisan para Ulama ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

PPP juga telah memberi banyak kontribusi nyata dan kemudahan termasuk menjadi pimpinan dari tingkat daerah sampai dengan pusat. Pantasnya sebagai sekjen PPP seharusnya merumuskan berbagai langkah untuk kemenangan sebagai partai besar yang sementara kader diakar rumput berpikir untuk berjaya kembali. juga diberi kesempatan menjadi kepala daerah di Jawa Tengah. Hal ini menunjukan bahwa roda organisai berjalan baik dan jangan ada polemic seperti yang dilakukan sekjen seperti. Jangan lagi mengkianati diri sendiri dalam rumah besar warisan ulama ini dan sepantasnya kita merangkul serta mengayominya demi kejayaan partai.

“Karena itu kami kader papua tengah bertanya kepada Sekjen kesalahan PPP ada Dimana, sehingga ada sikap yang tidak pantas ditontonkan baik diinternal partai maupun dipublik secara luas. Eloknya sekjen melaksanakan hasil muktamar bukannya melemahkan jalannya roda organisasi kepartaian yang fokus dengan agenda konsolidasi organisasi ditngkat wilayah dan cabang di seluruh Indonesia. Kita tau bahwa semua Partai lagi menyiapkan diri mengikuti pemilu nasional di 2029”, kata Ketua DPW Papua Tengah meminta DPP PPP segera melakukan Evaluasi terhadap kinerja Sekjen yg sikapnya tidak jelas arah muktar di hancor dan meninggalkan tugas sebagai sekjen oleh karna itu keputusan Mukernas di makasar sangat tegas keputusan untuk Posisi Sekjen diganti ”, tegasnya.

“Saya ketua wilayah salah satunya yang beragama kristen merasa malu, Ketika umat melihat seperti itu, melalui partai kabah yang pendirinya Adalah ulama mustinya mengawal bukan merusak”. (team)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kesombongan Intelektual Dalam Kepemimpinan Pemerintahan
Gugatan Denny Indrayana di MK Ujian Syarat Pendidikan Gibran dan Batas Hukum Acara Pemilu
OTT KPK Bupati Bolmut, 14 Orang Diamankan, dan Sita Uang Ratusan Juta
Kuasa Hukum RS Sitti Khadijah Ungkap Kronologi: Pasien Diperiksa hingga Dicarikan Rumah Sakit Alternatif
Kapolres Boalemo Serahkan Bantuan Beras kepada Warga Kecamatan Mananggu
Tiga Putera MBD Temui SKK Migas Minta Keadilan Terhadap Masyarakat MBD Soal Migas Masela
Pemda Pegunungan Bintang Usulkan Tiga Calon Daerah Otonom Baru
MoU SWI – Unitomo: Langkah Nyata Tingkatkan SDM Wartawan Hadapi Persaingan Global

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 02:55

Gugatan Denny Indrayana di MK Ujian Syarat Pendidikan Gibran dan Batas Hukum Acara Pemilu

Senin, 21 September 2026 - 13:35

OTT KPK Bupati Bolmut, 14 Orang Diamankan, dan Sita Uang Ratusan Juta

Minggu, 20 September 2026 - 11:07

Kuasa Hukum RS Sitti Khadijah Ungkap Kronologi: Pasien Diperiksa hingga Dicarikan Rumah Sakit Alternatif

Jumat, 18 September 2026 - 12:41

Kapolres Boalemo Serahkan Bantuan Beras kepada Warga Kecamatan Mananggu

Rabu, 16 September 2026 - 03:20

Tiga Putera MBD Temui SKK Migas Minta Keadilan Terhadap Masyarakat MBD Soal Migas Masela

Sabtu, 12 September 2026 - 01:13

Pemda Pegunungan Bintang Usulkan Tiga Calon Daerah Otonom Baru

Selasa, 1 September 2026 - 16:21

MoU SWI – Unitomo: Langkah Nyata Tingkatkan SDM Wartawan Hadapi Persaingan Global

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:48

RUU Ketenagakerjaan Baru Ditargetkan Rampung Oktober 2026, Pelindungan Pekerja Diperkuat

Berita Terbaru

Kabar Daerah

Sungai Bukan Tempat Sampah, Mari Bersama Jaga Lingkungan Kita

Minggu, 27 Sep 2026 - 04:58