DPRD Pegubin Apresiasi Spei Yan Bidana Bangun Sekolah Integrasi Kukuperib, Dorong Pemerataan Pendidikan

Selasa, 20 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kunjungan kerja dan pemantauan Infrastruktur Daerah oleh Bupati Pegunungan Bintang, Spei Yan Bidana bersama Lembaga DPRD. (foto-INO)

Kunjungan kerja dan pemantauan Infrastruktur Daerah oleh Bupati Pegunungan Bintang, Spei Yan Bidana bersama Lembaga DPRD. (foto-INO)

OKSIBIL, SINERGISATU.COM | Pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Pegunungan Bintang bersama anggota DPRD jalur Otonomi Khusus (Otsus) mengapresiasi kebijakan Bupati Spei Yan Bidana dalam pembangunan Gedung Sekolah Integrasi Kukuperib. Apresiasi tersebut disampaikan saat melakukan monitoring pembangunan di lokasi sekolah, Senin (19/10/2026).

Kunjungan tersebut dipimpin Ketua I DPRD Pegunungan Bintang, Yohanes Agustinus Sitokdana, S.T., bersama Dedenip Jefrin Singpanki, S.T.,Betuel Kakadi.,serta anggota DPRD jalur Otsus, Koswin Uropmabin, Yunus Setamanki, Melianus Uopdana, dan Leoni Oktemka. Kegiatan ini turut diikuti jajaran Pemerintah Kabupaten Pegunungan Bintang.

Ketua I DPRD Pegunungan Bintang, Yohanes Agustinus Sitokdana, mengatakan pembangunan Sekolah Integrasi Kukuperib merupakan langkah penting untuk memperluas akses pendidikan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Pegunungan Bintang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menegaskan, kebijakan tersebut patut mendapat dukungan semua pihak karena pendidikan menjadi salah satu fondasi utama dalam mempersiapkan generasi muda yang berkualitas.

“Kami dari lembaga DPRD memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bupati Pegunungan Bintang atas kebijakan yang luar biasa ini. Kami sangat mendukung pembangunan sekolah integrasi karena menyangkut pendidikan dan peningkatan sumber daya manusia,” ujar Yohanes.

Menurutnya, pembangunan sekolah integrasi menjadi salah satu upaya menjawab tantangan pemerataan pendidikan, khususnya bagi anak-anak dari wilayah yang memiliki keterbatasan jangkauan pelayanan pendidikan.

Yohanes juga menyampaikan bahwa perkembangan pembangunan gedung beserta sejumlah fasilitasnya telah mencapai sekitar 80 persen berdasarkan informasi yang diketahuinya. Ia menilai capaian tersebut sebagai perkembangan positif yang perlu terus dikawal hingga pembangunan dapat diselesaikan.

Namun, ia menekankan bahwa keberhasilan pembangunan sekolah tidak hanya diukur dari berdirinya gedung, tetapi juga dari kualitas pendidikan dan kemampuan sekolah menghasilkan lulusan yang unggul.

Pemantauan Infrastruktur Pendidikan.

Karena itu, ia berharap Sekolah Integrasi Kukuperib dapat menjadi bagian penting dari strategi pemerintah daerah dalam mempersiapkan generasi muda Pegunungan Bintang agar memiliki pengetahuan, keterampilan, dan daya saing.
DPRD Dorong Kebijakan Berkelanjutan
Dukungan serupa disampaikan Dedenip Jefrin Singpanki. Ia menilai kondisi geografis Pegunungan Bintang menjadi tantangan bagi pemerintah dalam menjangkau seluruh distrik melalui pelayanan pendidikan yang merata.

Atas dasar itu, ia menyatakan dukungan terhadap kebijakan Bupati Spei Yan Bidana dan dan wakil bupati Arnold Nam serta jajaran Dinas Pendidikan untuk mengembangkan sekolah integrasi sebagai salah satu upaya memperluas kesempatan belajar bagi anak-anak di daerah tersebut.

“Kami pada dasarnya mendukung penuh kebijakan Bupati dan Kepala Dinas Pendidikan. Dengan kondisi daerah saat ini, pemerintah memiliki tantangan untuk menjangkau seluruh distrik. Karena itu, kami mendukung kebijakan ini agar dapat berlanjut dan dikembangkan ke wilayah lainnya,” kata Dedenip.

Ia berharap kebijakan pembangunan sekolah integrasi dapat dilanjutkan secara berkelanjutan sehingga manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh masyarakat di satu wilayah, tetapi juga mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Pegunungan Bintang secara lebih luas.

Monitoring tersebut sekaligus menunjukkan dukungan DPRD terhadap pembangunan sektor pendidikan yang dijalankan pemerintah daerah. Sinergi antara eksekutif dan legislatif dinilai penting untuk mengawal pembangunan agar tidak berhenti pada penyediaan infrastruktur, tetapi juga menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dengan demikian, penyelesaian pembangunan, kesiapan fasilitas pendukung, serta kualitas proses belajar-mengajar menjadi hal penting yang perlu diperhatikan agar Sekolah Integrasi Kukuperib dapat berfungsi optimal dalam mendukung pemerataan pendidikan dan pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Pegunungan Bintang.*(Elsye Salembun/Aquino Ningdana)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kapolres HSU Tinjau Lahan Jagung 4 Hektar Poktan Berkat Usaha di Panangkara
PPolsek Bajang Monitoring Lahan Swasembada Jagung 4 Hektar di Desa Pulau Damar
Pakar di Rakor Kemenham: Selesaikan Konflik Papua Lewat Dialog, Bukan Cuma Keamanan

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 01:22

DPRD Pegubin Apresiasi Spei Yan Bidana Bangun Sekolah Integrasi Kukuperib, Dorong Pemerataan Pendidikan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 10:46

Kapolres HSU Tinjau Lahan Jagung 4 Hektar Poktan Berkat Usaha di Panangkara

Selasa, 25 Agustus 2026 - 06:41

PPolsek Bajang Monitoring Lahan Swasembada Jagung 4 Hektar di Desa Pulau Damar

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:31

Pakar di Rakor Kemenham: Selesaikan Konflik Papua Lewat Dialog, Bukan Cuma Keamanan

Berita Terbaru