Sinergisatu.com, GORONTALO – Suasana menuju Musyawarah II IKA SMANTIG ’92 perlahan mulai menemukan momentumnya. Setelah sejumlah nama mulai diperbincangkan sebagai bakal calon ketua, tahapan pendaftaran kini memasuki ruang yang lebih konkret.
Hariyanto Hiola menjadi figur pertama yang menjemput formulir pendaftaran bakal calon Ketua IKA SMANTIG ’92, Selasa (22/9/2026), sekitar pukul 23.00 WITA.
Pengambilan formulir berlangsung di Sekretariat Musyawarah II IKA SMANTIG ’92, Waterboom Tiara Park Haji Eko, Kota Gorontalo.
Formulir diserahkan langsung Ketua Panitia Musyawarah II IKA SMANTIG ’92, Adv. Irwan Kobie, dan disaksikan salah satu anggota Steering Committee, Ismail Musa.
Momen sederhana di penghujung malam itu sekaligus menjadi penanda awal bergeraknya proses pencalonan Ketua IKA SMANTIG ’92. Pendaftaran sendiri telah dibuka sejak Senin (21/9/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dari lima figur yang sejauh ini mulai digadang-gadang dalam dinamika bursa ketua, Hariyanto menjadi yang pertama mengambil langkah administratif dengan menjemput formulir.
Menjemput Formulir, Membuka Ruang Pengabdian
Bagi Hariyanto, pengambilan formulir bukan semata-mata tentang pencalonan. Ada semangat untuk ikut mengambil bagian dalam perjalanan organisasi alumni yang dibangun dari ikatan sejarah, persahabatan dan kenangan satu almamater.
“Saya mengambil formulir ini sebagai bagian dari proses yang telah ditetapkan panitia. Yang paling penting bagi saya adalah bagaimana Musyawarah II ini menjadi ruang untuk memperkuat kembali kebersamaan dan kekeluargaan alumni SMANTIG ’92,” ujar Hariyanto.
Ia mengatakan, dinamika menjelang musyawarah hendaknya tetap ditempatkan dalam suasana persaudaraan.
“Siapa pun yang nantinya mendapat amanah, saya berharap IKA SMANTIG ’92 tetap menjadi rumah bersama bagi seluruh alumni,” katanya.
Panitia Buka Ruang yang Sama
Ketua Panitia
Musyawarah II IKA SMANTIG ’92, Adv. Irwan Kobie, mengatakan, pengambilan formulir oleh Hariyanto merupakan bagian dari tahapan pendaftaran yang telah dibuka panitia.
Menurutnya, proses pencalonan diberikan ruang yang sama kepada setiap alumni yang memenuhi persyaratan sebagaimana ketentuan yang telah ditetapkan.
“Panitia memberikan ruang yang sama kepada seluruh alumni yang ingin mengikuti proses pencalonan dan memenuhi persyaratan. Hari ini Pak Hariyanto sudah mengambil formulir dan selanjutnya akan mengikuti tahapan sesuai mekanisme yang telah disiapkan,” ujar Irwan.
Ia berharap seluruh rangkaian menuju musyawarah dapat berlangsung dalam suasana yang sejuk dan tetap menjaga hubungan baik antarsesama alumni.
“Musyawarah ini adalah milik seluruh alumni SMANTIG ’92. Karena itu, mari kita jaga seluruh prosesnya dengan semangat kebersamaan, kekeluargaan dan saling menghargai,” kata Irwan.
Pengambilan formulir oleh Hariyanto Hiola menjadi langkah awal yang menandai dimulainya tahapan pencalonan secara lebih nyata. Sementara figur-figur lain yang mulai disebut dalam bursa bakal calon ketua masih memiliki kesempatan mengikuti proses pendaftaran sesuai ketentuan panitia.
Seluruh dinamika tersebut pada akhirnya akan bermuara pada Musyawarah II IKA SMANTIG ’92 yang dijadwalkan berlangsung 3 Oktober 2026 di Gorontalo.
Sebuah musyawarah yang bukan hanya akan menentukan arah kepengurusan berikutnya, tetapi juga menjadi ruang bagi para alumni untuk kembali merawat satu hal yang sejak awal menyatukan mereka: semangat kekeluargaan SMANTIG ’92.(*)
Hans Pieter Mahieu






