Media India Soroti Kehadiran Prabowo di KTT BRICS New Delhi, Indonesia Makin Diperhitungkan

Sabtu, 12 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS ke-18 di New Delhi pada 12–13 September 2026. (foto-ist)

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS ke-18 di New Delhi pada 12–13 September 2026. (foto-ist)

[NEW DELHI SINERGISATU.COM] — Kehadiran Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS ke-18 di New Delhi mendapat perhatian media India. Prabowo menjadi salah satu kepala negara yang hadir dalam pertemuan yang berlangsung pada 12–13 September 2026 tersebut.

The Indian Express, salah satu media nasional terkemuka India, secara khusus memasukkan Presiden Indonesia Prabowo Subianto dalam daftar pemimpin utama yang menghadiri KTT BRICS di New Delhi. Prabowo disebut bersama Presiden China Xi Jinping, Presiden Rusia Vladimir Putin, Presiden Iran Masoud Pezeshkian, Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi dan Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa.

Penyebutan Prabowo dalam jajaran pemimpin utama tersebut menunjukkan semakin pentingnya posisi Indonesia dalam perkembangan BRICS setelah Indonesia menjadi anggota penuh organisasi tersebut. Prabowo yang tiba di Palam Air Force Station, New Delhi, pada Jumat malam, 11 September 2026. Kedatangannya disambut dengan karpet merah dan upacara kehormatan oleh pemerintah India.
Menteri Negara India untuk Batubara dan Pertambangan, Satish Chandra Dubey, turut menyambut kedatangan Presiden Prabowo bersama pejabat pemerintah India lainnya.
Dalam sambutannya, Dubey menegaskan pentingnya hubungan Indonesia dan India dalam kerangka BRICS serta menyebut kedua negara memiliki posisi penting di antara negara-negara berkembang di kawasan Indo-Pasifik. Kehadiran Prabowo memiliki arti strategis karena Indonesia kini merupakan anggota penuh BRICS.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam perkembangan BRICS yang semakin luas, posisi Indonesia menjadi penting karena Indonesia merupakan salah satu negara dengan ekonomi terbesar di Asia Tenggara, sekaligus memiliki posisi geografis strategis di kawasan Indo-Pasifik.

The Indian Express menilai KTT BRICS 2026 mencerminkan semakin luasnya kelompok tersebut setelah masuknya anggota-anggota baru. Forum ini kini mempertemukan kekuatan ekonomi dan politik dari berbagai kawasan dunia. KTT tahun ini juga berlangsung ketika dunia menghadapi berbagai persoalan geopolitik, termasuk konflik di Timur Tengah dan Ukraina, persaingan kekuatan besar, serta persoalan energi dan rantai pasok global.
KTT BRICS 2026 akan membahas penguatan kerja sama di bidang ketahanan pangan dan energi, kesehatan, ketahanan terhadap bencana serta stabilitas rantai pasok strategis.

Dengan masuknya Indonesia sebagai anggota penuh, Jakarta mempunyai kesempatan lebih besar untuk memperjuangkan kepentingan ekonomi nasional melalui forum BRICS.
Kehadiran Prabowo di New Delhi juga memperlihatkan bahwa Indonesia semakin aktif memainkan peran dalam konfigurasi baru ekonomi dan geopolitik dunia.
BRICS saat ini tidak lagi hanya berbicara mengenai kerja sama ekonomi. Forum tersebut berkembang menjadi salah satu wadah penting bagi negara-negara Global South untuk membicarakan reformasi tata kelola global, perdagangan, pembiayaan pembangunan, energi dan hubungan internasional.

India sebagai tuan rumah KTT BRICS 2026 sendiri menempatkan forum tersebut sebagai salah satu agenda diplomatik terbesar tahun ini.
Bagi Indonesia, tantangannya adalah bagaimana keanggotaan BRICS dapat menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama melalui peningkatan perdagangan, investasi, teknologi, hilirisasi industri, energi dan pembukaan pasar baru. Perhatian media India terhadap kehadiran Prabowo menunjukkan bahwa Indonesia semakin memiliki tempat dalam percaturan BRICS.
Prabowo datang ke New Delhi bukan sekadar sebagai kepala negara peserta, tetapi sebagai pemimpin negara anggota penuh BRICS yang memiliki kepentingan langsung terhadap arah masa depan organisasi tersebut.
Kehadiran Indonesia di tengah para pemimpin dunia di New Delhi sekaligus menjadi momentum bagi diplomasi Indonesia untuk memperkuat posisi sebagai salah satu kekuatan penting Global. (tep)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 12:29

Media India Soroti Kehadiran Prabowo di KTT BRICS New Delhi, Indonesia Makin Diperhitungkan

Berita Terbaru

Muayad S. Dawood Alsamaraee
Chief Sovereign Innovation Architect, Technology, and Geopolitical Strategy.

English Version

The Sovereign Scientific Guide for the New Pyramids Project

Sabtu, 12 Sep 2026 - 07:00