Peduli Dampak Kabut Asap Karhutla, Polsek Amuntai Tengah Bagikan Masker kepada Masyarakat
Sinergisatu.com,Hulu Sungai Utara – Kepolisian Sektor (Polsek) Amuntai Tengah menunjukkan kepeduliannya terhadap kesehatan masyarakat di tengah kondisi kabut asap yang ditimbulkan oleh kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU). Salah satu langkah yang dilakukan yakni dengan membagikan masker kepada masyarakat yang beraktivitas di luar rumah.
Kegiatan pembagian masker tersebut dilaksanakan pada Selasa, 1 September 2026, mulai pukul 09.30 Wita hingga selesai**, bertempat di Simpang 3 Kampus STIA Amuntai, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten HSU. Kegiatan tersebut melibatkan Kapolsek Amuntai Tengah bersama seluruh personel Polsek Amuntai Tengah.
Pembagian masker merupakan bentuk kepedulian Polsek Amuntai Tengah terhadap masyarakat, khususnya dalam menghadapi dampak kabut asap akibat karhutla yang terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten HSU. Personel membagikan masker kepada masyarakat yang melintas maupun beraktivitas di sekitar lokasi kegiatan sebagai upaya sederhana untuk membantu melindungi saluran pernapasan dari paparan asap.
Selain membagikan masker, personel Polsek Amuntai Tengah juga memberikan edukasi dan imbauan kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak pencemaran udara akibat kabut asap. Masyarakat yang melakukan aktivitas di luar rumah diimbau menggunakan masker dengan baik serta mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi udara semakin tidak sehat.
Kabut asap akibat karhutla dapat mengurangi kualitas udara dan berpotensi mengganggu kesehatan, terutama pada sistem pernapasan. Oleh karena itu, penggunaan masker menjadi salah satu langkah perlindungan yang dapat dilakukan masyarakat ketika harus beraktivitas di luar rumah dalam kondisi udara yang dipengaruhi asap.
Kegiatan tersebut juga dimanfaatkan personel untuk mengingatkan masyarakat agar bersama-sama berperan aktif dalam mencegah terjadinya karhutla. Warga diimbau tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan serta segera melaporkan apabila menemukan adanya titik api atau aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran.
Kapolsek Amuntai Tengah bersama personel juga mengajak masyarakat untuk tidak menganggap remeh kondisi kabut asap. Kepedulian dan kewaspadaan masyarakat sangat diperlukan karena upaya penanganan karhutla tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan aparat, tetapi membutuhkan partisipasi seluruh lapisan masyarakat.
Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si melalui Kasi Humas IPTU Asep Hudzainur mengatakan bahwa pembagian masker tersebut merupakan wujud nyata kehadiran Polri dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat, khususnya di tengah kondisi kabut asap akibat karhutla.
“Pembagian masker ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kesehatan masyarakat. Kami mengimbau masyarakat yang beraktivitas di luar rumah agar menggunakan masker sebagai perlindungan terhadap saluran pernapasan, terutama ketika kondisi udara dipengaruhi oleh kabut asap,” ujar IPTU Asep Hudzainur.
Ia menambahkan bahwa Polres HSU bersama jajaran Polsek akan terus melakukan berbagai langkah dalam menghadapi karhutla, baik melalui kegiatan pencegahan, edukasi kepada masyarakat, pemantauan wilayah maupun respons terhadap kejadian kebakaran yang ditemukan di lapangan.
“Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mencegah karhutla. Jangan membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar, dan segera laporkan kepada pihak berwenang apabila melihat adanya titik api. Pencegahan sejak dini sangat penting untuk menghindari meluasnya kebakaran dan dampak kabut asap terhadap masyarakat,” tambahnya.
Melalui kegiatan pembagian masker tersebut, Polsek Amuntai Tengah berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan di tengah kondisi kabut asap sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap pencegahan karhutla. Sinergi antara Polri dan masyarakat diharapkan dapat membantu menekan risiko karhutla serta menjaga kualitas lingkungan dan kesehatan warga di Kabupaten Hulu Sungai Utara.
