banner 728x250

Terima 21 Perwakilan Perangkat Desa, Ini Janji DPR Terkait Revisi UU Desa

Ketua DPR RI DR (H.C) Puan Maharani didampingi oleh Dr. Rachmat Gobel,Koordinator Bidang Industri dan Pembangunan ( KORINBANG ) yang membidangi ruang lingkup tugas Komisi IV, Komisi V, Komisi VI dan Komsi VII (Kanan) dan H. Lodewikjk.F. Paulus, Bidang Politik dan Keamanan ( KORPOLKAM ) yang membidangi ruang lingkup tugas Komisi I, Komisi II dan Komisi III, Badan Kerjasama Antar Parlemen, dan Badan Legislasi. (Istimewa)
banner 120x600
banner 468x60

JAKARTA,SINERGISATU.COM-Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan, sudah menerima perwakilan perangkat desa sebanyak 21 organisasi untuk membahas soal revisi Undang-Undang Desa (UU Desa). Ia didampingi oleh pimpinan DPR lainnya, H. Lodewikjk.F. Paulus, Bidang Politik dan Keamanan ( KORPOLKAM ) yang membidangi ruang lingkup tugas Komisi I, Komisi II dan Komisi III, Badan Kerjasama Antar Parlemen, dan Badan Legislasi, Koordinator Bidang Industri dan Pembangunan ( KORINBANG ) yang membidangi ruang lingkup tugas Komisi IV, Komisi V, Komisi VI dan Komsi VII.

Adapun, audiensi itu dilakukan pada Selasa (6/2/2024) pagi sebelum rapat paripurna dimulai. Pada kesempatan yang sama, aksi ini mayoritas adalah para Kepala Desa yang digelar di depan Gerbang Gedung DPR/MPR/DPD RI Jalan Gatot Subroto, Jakarta. Mereka menuntut pengesahan RUU Desa.

banner 325x300

“DPR melalui Baleg dengan pemerintah sudah menyepakati satu kesepakatan substansi yang nantinya akan dibahas kembali sesuai dengan mekanismenya, dan mereka sudah memahami mekanisme tersebut untuk bisa sama-sama dilakukan, kemudian akan sama-sama menghargai dan menghormati,” kata ketua DPR RI Puan Maharani dalam konferensi pers usai penutupan masa sidang ke-III, di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Selasa (6/2/2024).

“DPR melalui Baleg dengan pemerintah sudah menyepakati satu kesepakatan substansi yang nantinya akan dibahas kembali sesuai dengan mekanismenya,” tegasnya.

Karena itu, Puan Maharani, berharap dengan sama-sama menghormati proses perundang-undangan yang ada, nantinya RUU Desa dapat bermanfaat bagi perangkat desa maupun masyarakat. DPR pun berkomitmen akan terus menerima aspirasi dari masyarakat dalam proses pembahasan revisi undang-undang usul inisiatif DPR tersebut.

“Tidak akan ada lagi menyampaikan aspirasi secara tidak tertib, namun aspirasi mereka nanti tentu saja akan kami terima dalam pembahasan-pembahasan untuk menerima aspirasi-aspirasi sebelum kemudian revisi Undang-Undang Desa itu diputuskan dalam waktu yang akan datang,” katanya.

“Perlu kami sampaikan juga sebelum tadi kami memulai memimpin rapat paripurna, pimpinan DPR sudah menerima perwakilan dari perangkat desa,” kata Puan dalam pidatonya saat rapat paripurna.

“Yang mana mereka menyatakan bahwa sudah memahami dan mengetahui, dan menyetujui bahwa proses yang dilakukan dalam pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Desa yang kemarin dilakukan oleh DPR RI melalui Baleg dan pemerintah, sudah memasuki proses pembahasannya,” ujarnya melanjutkan.

Perlu diketahi, substansi dari RUU Desa juga sudah mulai dibahas. Para perangkat desa, menurut Puan, juga sudah mulai memahami berbagai tahapan pembentukan produk legislasi tersebut. Kendati begitu, Puan mengungkapkan bahwa mulai besok, DPR memasuki masa reses yakni kembali ke daerah pemilihan (dapil).
“Karenanya, pembahasan selanjutnya akan dilaksanakan pada masa sidang selanjutnya,” kata Ketua DPP PDI-P ini.

Namun, di masa reses, Puan mengingatkan agar anggota Dewan menyampaikan perihal proses pembahasan RUU Desa ke dapil masing-masing. Menurut dia, sosialisasi tersebut perlu dilakukan agar kehadiran DPR dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi DPR sebagai salah satu pembentuk Undang-Undang tetap dilihat publik.

“Karenanya untuk menjaga persatuan dan kesatuan, serta kedamaian yang ada, saya harapkan semuanya dapat menginformasikan hal ini sehingga DPR tidak dianggap lembaga yang tidak melaksanakan aspirasi dari rakyat sesuai dengan fungsi konstitusionalnya,” ujar Puan.** DS.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *