banner 728x250

Sekjen Kominfo, Mira Tayyiba : Digital Transformation Expo G20 2022, Panggung Perjalanan Transformasi Digital Indonesia

Sekjen Kominfo, Mira Tayyiba (Kredit Foto : Beritasatu)
banner 120x600
banner 468x60

JAKARTA,SINERGISATU.COM-Sekretaris Jenderal Kementerian Kominfo (Sekjen Kominfo), Mira Tayyiba, dalam Sofa Talk Series “Rangkaian Agenda Isu Digital dalam Presidensi G20 Indonesia”  yang berlangsung secara virtual dari Kantor Kementerian Kominfo, Jakarta Pusat, Jumat Maret pekan lalu menyatakan, bahwa perhelatan Presidensi G20 Indonesia tahun 2022 menjadi momentum penting dalam mewujudkan transformasi digital nasional.

Menurutnya, bahwa dengan Digital Economy Working Group (DEWG), Kementerian Komunikasi dan Informatika akan menghadirkan Digital Transformation Expo (DTE) sebagai etalase pencapaian dan usaha Indonesia dalam melakukan akselerasi transformasi digital, sekaligus untuk menarik investasi di sektor digital. 

banner 325x300

“Kita ingin menjadikan Digital Transformation Expo sebagai showcase perjalanan transformasi digital Indonesia. Melalui expo ini, kita akan menunjukkan kepada dunia, terutama kepada negara-negara anggota G20, Indonesia mengalami perkembangan bidang digital dengan pesat dan mampu memanfaatkannya menjadi solusi,” kata  Sekretaris Jenderal Kementerian Kominfo, Mira Tayyiba dilansir laman pemberitaan biro humas kominfo,Jumat pekan lalu.

Dijelaskan Mira, bahwa perjalanan panjang transformasi digital nasional memiliki daya tarik tersendiri. Pasalnya, Indonesia berhasil mencapai target pembangunan infrastruktur digital satu dekade lebih cepat, menunjukkan pesatnya perkembangan teknologi digital di Indonesia.

“Perkembangan ekosistem teknologi digital saat ini jauh berbeda dari perkembangan yang terjadi di tahun-tahun sebelumnya. Bahkan, ekosistem ekonomi digital Indonesia berhasil mendorong munculnya unicorn-unicorn baru di tengah pandemi,” urai Perempuan kelahiran 1 November 1972 ini, yang sebelumnya pernah bertugas di Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/ Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) sebagai Kepala Subdirektorat Pos, Telekomunikasi, dan Informatika (2006-2015).

Bertindak sebagai Chair DEWG, Sekjen Mira Tayyiba memaparkan bahwa pertumbuhan startup digital menjadi solusi di berbagai sektor, mulai dari e-commerce, fintech, hingga health-tech dan edu-tech. 

“Cakupan transformasi digital Indonesia semakin berkembang dan luas, tidak hanya mengikuti tren tetapi benar-benar hadir sebagai solusi untuk masyarakat. Kami berharap bahwa dengan memperlihatkan keberhasilan sektor digital, Digital Transformation Expo dapat meningkatkan minat investasi negara-negara anggota G20 di Indonesia,” terang Sarjana Teknik dari Jurusan Teknik Elektro Universitas Indonesia (1996) dan Master of Science in Electrical Engineering dari Northeastern University Boston USA (1998) itu.

Mira yang juga menjabat Dewan Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional sebagai Wakil Sekretaris II Tim Pelaksana ini menjelaskan, dengan DTE (Digital Transformation Expo), Pemerintah juga menggarisbawahi besarnya potensi sektor digital di Indonesia. Oleh karena itu, dalam ajang DTE, Kementerian Kominfo melalui DEWG akan menghadirkan experience dan visual menggunakan teknologi terbaru.

“Kita akan mengemas DTE dengan cara yang menarik, tidak lagi menggunakan konsep expo secara konvensional,” tegas Mira yang telah melang lang buana di bidang telekomunikasi dan mengikuti sejumlah pelatihan di bidang yang sama,seperti e-Commerce and Telecommunication (Pemerintah Singapura dan AS, 2016); Digital Economy and South East Asia (Pemerintah Singapura dan Google); dan Collaborative Creative Learning and Action for Sustainable Solution (Co-CLASS) The Fourth Industrial Revolution System Transformation (Kementerian Perindustrian, United in Diversity, dan Tsinghua University, RRT, 2018). ** (Biro humas kominfo).

Editor : dese lewuk

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *