Penjelasan Kominfo Soal Manfaat serta Keuntungan Migrasi dari TV Analog ke TV Digital

Sabtu, 2 April 2022 - 11:06

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Migrasi dari TV Analog ke TV Digital (Foto: Istimewa)

Ilustrasi Migrasi dari TV Analog ke TV Digital (Foto: Istimewa)

SINERGISATU.COM (JAKARTA) – Migrasi televisi analog ke televisi digital memiliki banyak manfaat yang dapat dirasakan oleh masyarakat. Selain kualitas gambarnya yang bersih, suara yang jernih dengan teknologi yang canggih, TV digital menawarkan berbagai aplikasi interaktif, dan antarmuka yang lebih mudah untuk pengguna atau penonton.

Selain kualitas gambarnya yang bersih, suara yang jernih dengan teknologi yang canggih, TV digital menawarkan berbagai aplikasi interaktif, dan antarmuka yang lebih mudah untuk pengguna atau penonton.

Bahkan migrasi ke TV digital akan mendorong keberagaman konten yang berpotensi memunculkan konten-konten edukatif-kreatif dan variatif dari industri penyiaran dalam negeri. Demikian dipaparkan oleh staf khusus Menteri Komunikasi dan Informatika, Philip Gobang. Menurutnya, dengan migrasi ke TV digital, industri konten akan tumbuh lebih variatif sehingga mengundang pekerjaan-pekerjaan baru melalui konten kreatif.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Staf khusus Menteri Komunikasi dan Informatika, Philip Gobang (biro humas kominfo)

“Hal yang manjadi manfaat besar yang dapat diraih dari migrasi tv digital adalah menumbuhkan industri konten atau diversity konten. Migrasi tv digital juga menyerap tenaga kerja kreatif bidang pembuatan konten siaran dan akan ada banyak channel TV digital dengan konten yang semakin beragam, termasuk dari stasiun TV digital lolak,” kata Philip dalam acara Diskus Virtual Sosialisasi ASO dan Seremoni Penyerahan Bantuan STB, di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dari Jakarta, Jumat (1/4/2022).

Dijelaskan, dengan melakukan migrasi ke televisi digital, peluang generasi muda di daerah menjadi konten kreator akan semakin terbuka lebar.

“Sehingga hal-hal yang menjadi keunggulan lokal dapat ditampilkan dalam konten-konten siaran dari lembaga penyiaran televisi dalam kolaborasi bersama, dan mendorong pertumbuhan industri kreatif di masyarakat,” ujarnya dalam siaran pers diterima awak media di Jakarta.

Baca juga:  Bangun Kolaborasi, Kominfo Dukung Program Digital Economy Working Group

Tidak hanya itu, migrasi TV digital juga, lanjut Philip, dapat memperkuat ideologi bangsa yang didapatkan dari diversifikasi program tayangan dari stasiun televisi lokal. Stasiun televisi lokal akan memiliki keberagaman konten penyiaran untuk disajikan kepada masyarakat.

“Dan konten-konten kreatif tersebut memberikan peluang kepada anak-ank muda di berbagai daerah untuk ambil bagian dalam upaya-upaya kreatif-inovatif. Mereka mengisi ruang-ruang konten pada siaran televisi digital,” jelasnya.

Lalu terkait masalah pembangunan ekosistem digital secara nasional, ia menilai, migrasi ke televisi digital memberikan keuntungan secara global. Oleh karena itu, pembangunan ekosistem digital merupakan langkah penting dalam mempersiapkan Indonesia menuju era ekonomi digital.

“Migrasi tv digital penting untuk mendukung usaha-usaha ekonomi digital di Indonesia. Bilamana seluruh desa di seluruh Indonesia terkoneksi internet maka membuka peluang yang sangat besar bagi masyarakat di setiap daerah untuk menggunakan akses internet tersebut bagi upaya-upaya dan usaha-usaha untuk mengembangkan daerah dan masyarakatnya secara sosial dan ekonomi,” katanya.

Sebab, dengan akses internet dan fasilitas 4G yang sudah mulai dibangun saat ini, maka masyarakat seluruh Indonesia bisa menikmati layanan internet dan 4G.

Meski demikian, Philip mengaku, untuk menyukseskan pembangunan infrastruktur digital di Indonesia, Kementerian Kominfo tidak bisa berjalan sendiri.

“Tentu saja pembangunan ini membutuhkan dukungan dari semua pihak termasuk dukungan pendanaan. Dan Menteri Kominfo sudah beberapa kali mengemukakannya dalam Rapat Kerja Bersama Anggota DPR RI di Komisi I,” ulasnya.

Diharapkan, perubahan-perubahan besar yang akan dihadapi kedepan bisa mendorong masyarakat mengembangkan usaha-usaha ekonomi kreatif dengan memanfaatkan ruang-ruang internet, tidak hanya untuk mengakses media sosial, tetapi memanfaatkannya untuk kepentingan sosial ekonomi masyarakat.

“Kenapa? karena akses internet yang tengah dibangun oleh pemerintah dalam hal ini Kementerian Kominfo melalui BAKTI Kominfo dan operator seluler itu juga membutuhkan investasi yang tidak kecil. Karena itu supaya pembangunan ini memiliki manfaat, kita membutuhkan literasi digital yang masif juga sampai ke pelosok tanah air,” ungkapnya.

Baca juga:  KPU Dilaporkan ke Bawaslu Karena Loloskan DCT DPR Tidak Memuat Keterwakilan Perempuan Paling Sedikit 30%

Pembagian STB

Philip juga menjelaskan upaya yang sedang dilakukan Kementerian Kominfo saat ini dalam menyukseskan proses migrasi televisi analog ke televisi digital yang akan dimulai pada 30 April 2022 mendatang.

“Sejak hari ini menuju 30 April 2022, kita akan memasuki tahap pertama migrasi siaran TV analog ke digital. Dan Kepulauan Bangka Belitung 1 wilayah siarannya yaitu Kabupaten Bangka Tengah dan Kota Pangkal Pinang akan memasuki tahap pertama migrasi siaran TV analog ke digital. Pada tanggal 30 April 2022 nanti siaran TV analog dimatikan. Itu berarti sejak saat ini kita sudah bisa bermigrasi ke siaran TV digital,” katanya.

Maka, untuk bisa bermigrasi dari televisi analog ke digital, masyarakat yang mempunyai smart TV atau televisi yang sudah mempunyai akses digital bisa melakukan scan ulang untuk mendapatkan siaran TV digita.

“Sedangkan bagi yang belum memiliki TV digital maka ada satu alat yang dapat berfungsi sebagai conventer yang mengalihkan siaran analog ke digital yang disebut Set Top Box (STB). STB ini akan mengubah TV analog menjadi sinyal TV digital, dan saat ini sudah bisa diperoleh di toko-toko elektronik maupun di toko online dengan harga terjangkau berkisar antara Rp 200.000 – 300.000,” saranya.

Lalu bagaimana dengan masyarakat yang tidak memiliki STB ? Dalam hal ini, pemerintah memiliki kebijakan yang dilakukan melalui koordinasi Kementerian Kominfo dengan Kementerian Sosial.

Adapun, kebijakan tersebut menetapkan keluarga-keluarga dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial di (DTKS) dari Kementerian Sosial yang sudah diverifikasi kembali oleh Kementerian Kominfo.

“Berdasarkan data tersebut ada sekitar 6,7 juta rumah tangga dalam DTKS yang memperoleh bantuan STB. Data 6,7 juta adalah data keseluruhan di wilayah Indonesia.”

Baca juga:  Perintah UU No.6/2023 Tentang Cipta Kerja : Korban PHK Berhak Terima Tunjangan Pengangguran

Maka,bagi masyarakat yang mencantumkan data secara lengkap dalam DTKS akan mendapatkan bantuan STB dari Pemerintah melalui Kementerian Kominfo dan lembaga penyiaran swasta.

“Saat ini sebagaimana beberapa waktu lalu Menteri Johnny sudah menyampaikan bahwa untuk tahap pertama 30 April 2022 secara teknis STB sudah tersedia jumlahnya sesuai dengan kebutuhan bagi masyarakat yang tidak dapat membelinya sendiri,” ungkanya.

Hadir sebagai narasumber dalam acara tersebut, Anggota Komisi I DPR RI, Ridianto Tcen, Ketua Komisi Informasi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Syawaludin.** SP.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari SinergiSatu.com.

Berita Terkait

Kementerian PUPR Targetkan Penyelesaian SPAM Sepaku Juli 2024, Penuhi Kebutuhan Air Minum IKN Nusantara
Ormas Keagamaan Boleh Nambang, Pakar Asing : Industri Dibela Pakai Agama
Masyarakat Walesi Menanti Peletakan Batu Pertama Pembangunan Kantor Gubernur Papua Pegunungan Oleh Wapres Ma’ruf Amin
Jokowi Dikabarkan Siapkan 4 Provinsi Baru di NTT, Ini Daftarnya  
Abraham Liyanto Usual Pemekaran 10 Farrah do NTT
Ombudsman RI Selesaikan Laporan 512 Tenaga Honorer di Pemprov Papua Barat
Seluruh Kepala Daerah Dihimbau, Percepat Regulasi THR dan Gaji ke-13
Begini Langkah Kementerian PUPR Seimbangkan Pembangunan Infrastruktur dan Tata Kelola Air

Berita Terkait

Jumat, 21 Juni 2024 - 08:35

Komisi X DPR Undang Tiga Pakar Pendidikan, Bahas Soal Ini

Jumat, 21 Juni 2024 - 08:22

Masyarakat Dirugikan Soal Penyelenggaraan Haji 2024, Ini Tiga Penyebabnya

Kamis, 20 Juni 2024 - 10:43

Bamsoet Apresiasi Perjalanan Hidup Chairul Tanjung

Kamis, 20 Juni 2024 - 08:11

Daya Saing RI Lampaui Dua Negara Ini

Senin, 17 Juni 2024 - 11:05

Warga RW 05 Kebon Sirih Menyambut Idul Adha 1445 Hijriah

Senin, 17 Juni 2024 - 07:38

Pabrik Amunisi Swasta Pertama di Indonesia Diresmikan

Jumat, 14 Juni 2024 - 19:10

Kementerian PUPR Targetkan Penyelesaian SPAM Sepaku Juli 2024, Penuhi Kebutuhan Air Minum IKN Nusantara

Jumat, 14 Juni 2024 - 18:19

Polres Pali, Sumsel Musnahkan BB Lebih dari 5 Kg Shabu

Berita Terbaru

Ismail Asso, Assolipele (dok.Ist)

OPINI

Kepada Saudara ku Yang Terkasih, Bony Lani

Jumat, 21 Jun 2024 - 20:58

BERITA

Bamsoet Apresiasi Perjalanan Hidup Chairul Tanjung

Kamis, 20 Jun 2024 - 10:43

BERITA

Daya Saing RI Lampaui Dua Negara Ini

Kamis, 20 Jun 2024 - 08:11