banner 728x250
BERITA  

Paus Fransiskus : Misi adalah Perjalanan yang Tak Kenal Lelah

Paus Fransiskus Memimpin Misa Hari Misi Sedunia 2024 di Lapangan Santo Petrus,Vatican,Roma-Italia (Credit foto: Vatican news)
banner 120x600
banner 468x60

“Dalam Pesan Hari Misi Sedunia tahun 2024, Paus Fransiskus mengatakan bahwa misi Gereja ditujukan kepada semua orang dan memerlukan partisipasi setiap umat Kristiani yang telah dibaptis.”

PAUS FRANSISKUS telah merilis pesannya untuk Hari Misi Sedunia 2024. Dalam teks tersebut, Paus Fransiskus merefleksikan perumpamaan Injil tentang perjamuan kawin, di mana raja memberi tahu para pelayannya, โ€œ๐‘ฒ๐’‚๐’“๐’†๐’๐’‚ ๐’Š๐’•๐’–, ๐’‘๐’†๐’“๐’ˆ๐’Š๐’๐’‚๐’‰ ๐’Œ๐’† ๐’‘๐’†๐’“๐’”๐’Š๐’Ž๐’‘๐’‚๐’๐’ˆ๐’‚๐’-๐’‘๐’†๐’“๐’”๐’Š๐’Ž๐’‘๐’‚๐’๐’ˆ๐’‚๐’ ๐’‹๐’‚๐’๐’‚๐’, ๐’…๐’‚๐’ ๐’–๐’๐’…๐’‚๐’๐’ˆ๐’๐’‚๐’‰ ๐’”๐’†๐’•๐’Š๐’‚๐’‘ ๐’๐’“๐’‚๐’๐’ˆ ๐’š๐’‚๐’๐’ˆ ๐’Œ๐’‚๐’Ž๐’– ๐’‹๐’–๐’Ž๐’‘๐’‚๐’Š ๐’Œ๐’† ๐’‘๐’†๐’“๐’‹๐’‚๐’Ž๐’–๐’‚๐’ ๐’Œ๐’‚๐’˜๐’Š๐’ ๐’Š๐’•๐’–โ€. (Mat. 22:9), yang juga sekaligus menjadi tema utama pada perayaan Hari Minggu Misi Sedunia ke-98 pada 20 Oktober 2024 mendatang.

banner 325x300

โ€˜๐๐ž๐ซ๐ ๐ข ๐๐š๐ง ๐”๐ง๐๐š๐ง๐ ๐ฅ๐š๐กโ€™
โ€œDalam perintah raja kepada para pelayannya,โ€ tulis Paus Fransiskus, โ€œkita menemukan dua kata yang mengungkapkan inti misi: kata kerja โ€˜pergilahโ€™ dan โ€˜undanglahโ€™.โ€

Paus merenungkan setiap kata-kata ini secara bergantian. โ€œMisi,โ€ katanya, โ€œadalah perjalanan yang tak kenal lelah bagi semua orang, untuk mengundang mereka berjumpa dengan Tuhan dan masuk ke dalam persekutuan dengan-Nyaโ€, seperti halnya Yesus, โ€œGembala yang Baik dan utusan Bapa, pergi keluar untuk mencari domba yang hilangโ€.

Melihat kepada perintah raja untuk โ€œmengundangโ€, Paus mengatakan bahwa โ€œdi sini kita dapat melihat aspek lain yang tidak kalah pentingnya, dari misi yang dipercayakan oleh Tuhan.โ€

โ€œSeperti yang dapat kita bayangkan,โ€ katanya, โ€œpara pelayan menyampaikan undangan raja dengan sangat mendesak namun juga dengan penuh rasa hormat dan kebaikan.โ€

Umat โ€‹โ€‹Kristiani saat ini, Paus menekankan, harus melakukan hal yang sama: mereka dipanggil untuk mewartakan Injil dengan โ€œsukacita, kemurahan hati dan kebajikan yang merupakan buah Roh Kudus di dalam diri mereka.โ€

๐๐ž๐ซ๐ฃ๐š๐ฆ๐ฎ๐š๐ง ๐Š๐š๐ฐ๐ข๐ง

Sementara itu, referensi terhadap perjamuan kawin, kata Paus Fransiskus, mengingatkan pada dua dimensi misi lainnya: dimensi eskatologis (yaitu, dimensi yang berkaitan dengan akhir zaman) dan Ekaristi.

Perjamuan raja, kata Paus Fransiskus, melambangkan perjamuan surgawi: โ€œini adalah gambaran keselamatan tertinggi dalam Kerajaan Allah.โ€

Merujuk pada fakta bahwa banyak umat Kristiani mula-mula percaya bahwa Kedatangan Kristus yang Kedua kali akan segera terjadi, Paus Fransiskus mengatakan bahwa, bagi mereka, โ€œsemangat misionaris memiliki dimensi eskatologis yang kuat. Mereka merasakan pentingnya pemberitaan Injil.โ€

โ€œSaat ini jugaโ€, beliau menekankan, โ€œpenting untuk mempertahankan perspektif ini.โ€

Namun, pada saat yang sama, Paus Fransiskus mencatat, kehidupan selanjutnya โ€œbahkan sekarang sudah dinantikan dalam perjamuan Ekaristiโ€.

Oleh karena itu, katanya, โ€œundangan ke perjamuan eskatologis yang kita bawa kepada semua orang dalam misi evangelisasi kami secara intrinsik terkait dengan undangan ke meja Ekaristi, di mana Tuhan memberi makan kita dengan firman-Nya dan dengan Tubuh dan Darah-Nya.โ€

โ€˜๐’๐ž๐ญ๐ข๐š๐ฉ ๐Ž๐ซ๐š๐ง๐ โ€™

Bagian terakhir dari pesan Paus berkaitan dengan fakta bahwa raja menyampaikan undangannya kepada โ€˜semua orangโ€™.

โ€œIni adalah inti dari misi,โ€ Paus Fransiskus menekankan, โ€œbahwa โ€˜semuaโ€™, tidak ada seorang pun yang dikecualikan.โ€

Bapa suci mengatakan bahwa Murid-murid Kristus โ€œselalu mempunyai kepedulian yang tulus terhadap semua orang, apa pun status sosial atau bahkan moral mereka.โ€ Paus Fransiskus mencatatkan bahwa, dalam perumpamaan tersebut, raja memerintahkan para pelayannya untuk mengumpulkan โ€œsemua orang yang mereka temui, baik yang baik maupun yang jahatโ€, serta โ€œorang miskin, orang cacat, orang buta dan orang lumpuhโ€.

Dan Paus Fransiskus menekankan, โ€œmisi untuk semua memerlukan komitmen semua orang.โ€ Dikatakannya bahwa hal ini menyiratkan, untuk menjadi lebih benar-benar misioner, Gereja juga harus menjadi lebih sinodal: โ€œSinodalitas pada dasarnya bersifat misioner, dan sebaliknya, misi selalu bersifat sinodal.โ€ Sumber : karya kepausan.

 

 

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *