banner 728x250

Menemukan Sosok Nahkoda Pembangun NTT

Simply da Flores
banner 120x600
banner 468x60

Oleh : Simply da Flores

DARI berbagai hal penting untuk solusi masalah pembangunan di NTT, hemat saya, yang terpenting adalah Sosok Pemimpin Politik yang terpilih. Apalagi di zaman digital milenial yang penuh peluang dan tantangan. Karena itu, saya tuliskan pendapat tentang sosok pemimpin dan pribadi yang layak dijadikan pilihan saat ini.

banner 325x300

Pentingnya Pemimpin Cerdas dengan Management Profesional

Salah satu solusi utama untuk mengatasi masalah pembangunan di NTT adalah soal memiliki Pemimpin Politik Daerah NTT, baik di tingkat Provinsi dan Kabupaten/kota, yang handal – berkualitas dan profesional. Alasan utamanya adalah sangat dibutuhkan nahkoda, kehadiran sosok Pemimpin, untuk mampu melakukan manajemen pembangunan secara cerdas, tepat sasaran dengan manajemen profesional.

Dengan demikian, menurut saya, bisa dihasilkan manfaat maksimal untuk meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat Flobamora.

Dalam pengalaman di desa sekitar 10 tahun terakhir, terlihat partisipasi masyarakat dalam musyawarah pembangunan dusun dan desa masih terbatas. Ada beragam alasan, baik di pihak masyarakat maupun aparat desa. Memang, anggaran dana desa sudah mendorong banyak kemajuan, namun masih perlu upaya peningkatan kapasitas dan partisipasi masyarakat.

 

Fransiscus Go

Dalam konteks itu, menurut saya, sangat dibutuhkan Pemimpin daerah yang cerdas, handal dan profesional. Pemimpin yang dapat menemukan masalah dan akar masalah NTT, lalu bisa dengan kreatif, inovatif dan efektif mendapatkan solusi mengatasinya.

Lalu, dengan profesionalitas manajemennya, dapat mendampingi ASN dan masyarakat untuk menghadapi tantangan milenial, serta memanfaatkan peluang secara cerdas, efektif dan maksimal.

Fransiscus Go,  “Mutiara Flobamora” untuk Pemimpin Milenial NTT

Sudah banyak pemimpin politik yang berbakti membangun NTT. Patut dihargai dan dibanggakan karyanya. Mereka adalah tokoh terbaik di masa baktinya. Namun, menurut saya, untuk zaman digital milenial ini, perlu sosok yang profesional dalam manajemen, berjiwa enterpreneur dan inovatif, serta familiar dan menguasai teknologi digital.

Hemat saya, NTT membutuhkan sosok pemimpin yang sudah melakukan karya cerdas untuk kemandiriannya. Dengan kemampuan bekerja cerdas dan modal pengalaman, serta kapasitas manajemen profesionalitas yang handal, maka akan mampu berkarya bakti bagi upaya memimpin pembangunan kesejahteraan masyarakat Flobamora.

BACA JUGA :Fransciscus Go, Sosok Yang Dibutuhkan Masyarakat Flobamora

Menurut pengamatan saya, salah satu “mutiara Flobamora” di diaspora, yang memiliki sosok pribadi demikian adalah Ir. Fransiscus Go, SH. Dengan latar belakang pendidikan di bidang arsitek dan hukum, serta pengalaman berjuang membangun usaha mandiri, saya berpendapat, beliau layak menjadi Pemimpin Milenial NTT untuk membangun kesejahteraan masyarakat Flobamora Lebe Bae.

Dari berbagai publikasi sosmed dan komunikasi langsung dengan beliau, saya sudah membuat beberapa artikel dan catatan untuk dipublikasi. Beliau memiliki pemikiran tentang masalah yang dihadapi Propinsi NTT dan beberapa solusi yang digagas beliau, agar Flobamora Lebe Bae.  Beliau juga membangun jaringan komunikasi dan rekan kerja di Flobamora, lalu sering turun ke kampung untuk mengenal masyarakat.

Menurut Frans Go, “semua kita perlu belajar, saling gotong royong dan bajaga, untuk menghadapi fakta dan tantangan zaman milenial. Flobamora kaya, kita bisa dan pasti Lebe Bae, kalau mencintai NTT dan masa depan kita. Perlu kerja keras dan kerja cerdas, dalam kolaborasi dan berjaringan dengan multi pihak. Kita harus selalu berpikir positif dan optimis.”

BACA JUGA :Fransiscus Go, Membangun Indonesia dari Timur 

Belajar dari sosok dan penampilan beliau, saya menangkap bahwa Frans Go memiliki pengenalan dan penguasaan teknologi digital dalam kegiatannya. Beliau membangun komunikasi dan berjaringan, dengan memanfaatkan kecanggihan sarana digital milenial.

Zaman digital milenial sungguh menjadi berkat, kalo kita mau mengubah diri. Dari tukang omong orang lain, menjadi diskusi dan berpikir cerdas untuk kreasi dan inovasi bekerja. Belajar manajemen profesional dan komitmen mau maju bersama.

Mengisi waktu senggang dengan berkebun

Tidak bisa sekarang egois dan mau kerja sendiri dan untuk keenakan diri sendiri. Zaman telah berubah dan menuntut kolaborasi yang profesional, fair dan berkelanjutan.

Contoh soal produk UMKM, kita perlu belajar soal menciptakan kualitas produk, packing dan labelling, standar pasar global, agar hasil UMKM kita dibeli konsumen di seluruh dunia. Itu berarti, kita harus mengubah diri dalam manajemen kerja, komunikasi, berjaringan agar dipercaya dan terjamin kerjasama jangka panjang.

Hal yang sama, terjadi juga di bidang pariwisata yang semakin marak di NTT. Jika kita tidak berubah, maka peluang dimanfaatkan pihak lain yang sudah siap kreatif, inovatif dan profesional.

Dengan sarana teknologi digital, kita punya peluang besar dan kaya, bisa membangun jaringan. Jaringan untuk belajar ketrampilan manajemen dan produksi serta jaringan modal dan pemasaran.

Menurut saya, kita punya banyak tokoh Flobamora di perantauan, baik NKRI, Asia, Eropa dan Amerika. Di NTT, ada lembaga adat budaya, lembaga agama, lembaga profesi dan bisnis, serta pemerintah. Jika bisa berkolaborasi, maka peluang yang ada bisa dimanfaatkan maksimal untuk kerja cerdas membangun kesejahteraan masyarakat Flobamora Lebe Bae.

Akhirnya Pendapat saya, sosok pribadi Fransiscus Go, dengan kapasitas dan pengalaman nya, bisa menjadi seorang mitra handal, dan Pemimpin Milenial NTT, untuk membangun kesejahteraan Flobamora di zaman digital milenial ini. Beliau pantas dicalonkan masyarakat dan dipercaya menjadi Pemimpin Politik NTT dalam Pilgub mendatang. **

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *