banner 728x250

Masyarakat Walesi Menanti Peletakan Batu Pertama Pembangunan Kantor Gubernur Papua Pegunungan Oleh Wapres Ma’ruf Amin

banner 120x600
banner 468x60

SINERGISATU.COM- Masyarakat Proinsi Papua Pegunungan sedang menanti Peletakan Batu Pertama Pembangunan Kantor Gubernur Papua Pegunungan dari Wapres Ma’ruf Amin. Sebelumnya, proses pembangunan gedung Kantor Gubernur sedianya sudah dilkakukan beberapa waktu lalu,namun tertunda.

Terkait itu, Anggota Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua Pegunungan, Ustadz Ismail sebagai seorang intelektual Papua Pegunungan, kembali angkat bicara.

banner 325x300

“Jadi, terkait dengan pembangunan Kantor Gubernur Papua Pegunungan yang sempat terjadi penundaan. Artinya ada penundaan peletakan batu pertama oleh Wapres RI “kata Ismail Asso dilansir viedo you tube.

Menurut Asso, sesungguhnya tidak ada pro kontra. Justru yang ada itu adalah terjadinya pembangunan yang semua masyarakat lima suku sepakat sudah menyerahkan kepada negara (pemerintah).

Dengan filosofi latar belakang bahwa, masyarakat Walesi yang menyerahkan tanah kelima suku ini mereka, ingin seperti juga daerah lain di Papua dan di Indonesia secara keseluruhan dengan hadirnya fasilitas negara di daerah setempat. Hal itu akan memudahkan akses anak cucu orang-orang Walesi ke depan untuk mendapatkan akses kesehatan,pendidikan juga mungkin mata penjaharian pekerjaan yang lebih layak dan lain sebagainya.

Ismail Asso,Anggota MRP Provinsi Papua Pegunungan

Sehingga dinilai akan menguntungkan bagi masyarakat Walesi. Jadi tidak pernah ada pro kontra. Mungkin ada orang-orang pengungsi atau anak cucu pengungsi yang secara otoritas baik mandat secara adat budaya disitu tidak ada namanya ikut menghambat.

Selain itu, ada juga konfederasi-konfederasi itu adalah perang suku antara wilayah di Lembah Balim pada masa lalu. Kemudian aliansi masyarakat Walesi dari suku
Besar,yakni suku Asso-Lokobal dan masyarakat Walesi dengan sadar mereka menyerahkan lahan pembangunan Kantor Gubernur Papua Pegunungan.

“Mereka bukan orang-orang bodoh yang mungkin yang kontra itu sesungguhnya tidak punya otoritas, baik secara kultural kepemilikan tanah juga tidak memiliki otoritas.secara Adat Budaya Lembah Balim di Wilayah lokasi Kantor Gubernur.”

Hanya mereka berteriak Kencang di medsos sehingga dikesankan disitu dianggap ada kontra. Saya pastikan bahwa tidak ada sama sekali kontra. Oleh karena itu, pembangunan ini secepatnya harus dilaksanakan.

“Kami minta pembangunan ini segera dilaksakan dalam waktu secepat-cepatnya, dalam tempo yang sesingkat-singkatnya oleh Wakil Presiden Republik Indonesia Prof Dr. KH.Ma’ruf Amin pada tanggal 6 Juni 2024. Maka diharapkan segera harus dilaksanakan. Karena seharusnya sudah setahun yang lalu, tapi karena ada pergantian Pj. Gubernur lama kepada PJ. Gubernur yang baru.

Jadi, saya melihat ada keberhasilan dari PJ Gubernur baru yang pendekatannya lebih teknis kemanusiaan (humanisme) dan lain sebagainya itu sangat diapresiasi bahkan
mungkin secarah batin alam Jayawijaya itu sangat menerima kehadiran penjabat  gubernur yang membimbing masyarakat Papua Pegunungan dengan hati itu sangat diapresiasi oleh baik masyarakat Papua Pegunungan sendiri maupun secara alam adat budaya, sehingga pembangunan ini secepatnya kita sambut dan segera harus
dilaksanakan.

“Sebagai masyarakat sekaligus Anggota MRP Papua Pegunungan, Ustadz Ismail Asso juga mengucapkan terima kasih banyak atas perhatian Bapak Wakil Presiden RI, yang berkenan segera untuk meletakkan “Batu Pertama” Pembangunan Daerah Otonomi Baru (DOB) Kantor Gubernur Propinsi Papua Pegunungan di Walesi . Itu saja respon saya sebgai Anggota Majelis Rakyat Papua Provinsi Papua Pegunungan, dari unsur agama Islam dari Pokja agama.” tutup Ismail Asso. **

Editor : Dese Dominikus

 

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *