banner 728x250

Legislator NTT, Julie Sutrisno Laiskodat Hadirkan Sumur Air Bersih di Kawasan Agrowisata Kopi Keuskupan Ruteng

Julie Sutrisno Laiskodat, Anggota Komisi IV DPR RI dapil NTT 1 Fraksi Partai NasDem (Dok/Istimewa)
banner 120x600
banner 468x60

SINERGISATU.COM-Masyarakat petani kopi di Kawasan Mano,Kecamatan Lemba Leda Selatan, Manggarai Timur, Flores-NTT patur bersyukur atas kehadiran fasilitas sumur air bersih oleh Anggota Komisi IV DPR RI, Julie Laiskodat. Fasilitas Sumur Air Bersih tersebut demi mendukung perkembangan Kawasan Agrowisata Kopi Keuskupan Ruteng. Adapun, peresmian fasilitas sumur air bersih tersebut dilaksanakan Senin (12/12/2022).

Sebelumnya, Julie Laiskodat telah meresmikan Kawasan agrowisata kopi untuk mengembangkan sektor wisata di NTT pada November 2021 lalu.

banner 325x300

Menurut Istri dari Gubernur NTT, Vicktor Laiskodat ini bahwa, selama setahun belakangan, penanaman pohon kopi mengalami kesulitan, karena lahan seluas 10 hektar itu kekurangan air untuk menanam dan merawat pohon kopi.

“Berbagai macam jenis kopi arabica tertanam disana dengan memanfaatkan sumber air yang seadanya. Selama ini pengelola lahan Romo Robert Pelita mengambil air bersih dari mata air gunung desa sebelah, namun saat memasuki musim kemarau mendapatkan air bersih menjadi sulit” kata Julie kepada awak media.

Sehingga, kata dia, akibatnya saat musim kemarau banyak pohon kopi yang mati dengan persentase pertumbuhan kopi di bawah 40%. Meski demikian, penanaman kopi harus tetap dilakukan dan untuk mengatasi kesulitan air, maka penanaman dilakukan bertahap.

Politisi asal partai politik besutan Surya Paloh itu menjelaskan, penanaman kopi bertujuan untuk menjadikan Mano sebagai kawasan agrowisata kopi di masa depan NTT.

Bahkan, lanjut dia,  pengelola lahan, Romo Robert, ingin mengembangkan tanaman lainnya di lahan tersebut, agar pengunjung wisata dapat berkunjung setiap saat tidak hanya saat panen kopi.

“Saya sangat gembira prospek lahan Keuskupan sangat terbuka lebar, dengan adanya air jadi ada sumber kehidupan. Kami punya harapan besar untuk perkembangan tanaman kopi dan tidak menutup kemungkinan ada tanaman lain seperti cengkeh dan lainnya.” ujarnya.

Bupati Manggarai Timur, Agas Andreas dan Grinchai Hattagam selaku General Manager PT TEP Indonesia Menggunting Pita Peresmian Fasilitas Sumur Air Bersih (Foto: Kons)

Kolaborasi bangun ekonomi lokal

Julie Laiskodat mengatakan, pembangunan sumur di NTT kali ini tak lepas dari kerjasama dengan PT TEP Indonesia.

Hal tersebut, mengingat komitmen PT TEP Indonesia yang telah membangun Sumur Air Bersih di Kabupaten Ngada, kali ini PTTEP membangun sumur air bersih di Mano, Kecamatan Lamba Leda Selatan, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). PT TEP Indonesia, berharap fasilitas air ini dapat dimanfaatkan dengan baik agar perekonomian masyarakat Mano dapat meningkat terutama di Kawasan Agrowisata Kopi.

Sementara itu, Grinchai Hattagam selaku General Manager PT TEP Indonesia mengatakan, Kami senang dapat berkontribusi untuk memperluas dan memperkenalkan agrowisata kopi di Mano.

Lebih lanjut, kata dia, adanya sumur air bersih ini diharapkan perkebunan kopi di Mano akan terus berkembang. Semoga dapat memberi dampak pada peningkatan pariwisata dan pergerakan ekonomi yang ada di Mano.

“Sumur air bersih memiliki kedalaman hingga 105 meter dan dapat menghasilkan hingga 100 kubik air per hari” ucapnya.

“Kapasitas ini cukup untuk kebutuhan perkebunan kopi di lahan Keuskupan ini. Menanam tanaman yang lain pun bukan menjadi perkara yang sulit” pungkasnya.

Hadir dalam peresmian Sumur Air Bersih di Kawasan Agrowisata Kopi di Mano tersebut yakni, Bupati Manggarai Timur, Agas Andreas, Sekertaris Daerah Kabupaten Manggarai, Tokoh Pemuda, Tokoh Masyarakat Setempat. **

Penulis : Kons Hona/Editor : Timred

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *