banner 728x250
BERITA  

Komisi IV DPR RI Berharap, Destinasi Ekowisata Perhutani Harus Tetap Menjaga Kelestarian Hutan

Anggota Komisi IV DPR RI I Made Urip saat berkunjung ke kawasan wisata Sakura Hills, di Tawangmangu, Karanganyar, Jawa Tengah, Rabu (14/12/2022). Foto: Kresno/nr/Pemberitaan DPR.
banner 120x600
banner 468x60

TAWANGMANGU-Perhutani diharapkan agar dalam menjalankan Destinasi Ekowisata harus tetap menjaga ekosistem dan kelestarian hutan. Diketahui, BUMN sektor kehutanan itu mengelola 843 destinasi wisata yang tersebar di Pulau Jawa dan Madura. Karena itu, destinasi ekowisata Perhutani harus tetap terjaga kelestarian akan hutan. Hal tersebut ditegaskan oleh Anggota Komisi IV DPR RI I Made Urip.

“Tetapi, destinasi wisata ini harus menjaga juga ekosistem kelestarian hutan ini. Tidak bisa hutan itu beralih fungsi dan terjadi konversi seenaknya dan meninggalkan fungsi-fungsi pokoknya,” kata Made saat berkunjung ke kawasan wisata Sakura Hills, di Tawangmangu, Karanganyar, Jawa Tengah, Rabu (14/12/2022).

banner 325x300

Dikatakan, Perhutani itu sebagai badan usaha milik negara memiliki tugas pokok untuk mengelola hutan yang ada di Jawa supaya tetap lestari serta ekosistem terjaga. Selain itu, BUMN yang telah berdiri sejak tahun 1972 itu memiliki tugas mengelola hutan aga jauh dari illegal logging, deforestasi, dan juga degradasi.

Anggota Komisi IV DPR RI I Made Urip. (Foto:Istimewa)

“Di samping itu juga Perhutani diharapkan tugas fungsi komersialnya harus mampu juga memberikan kontribusi kepada negara. Di sini lah letaknya ada beberapa daerah yang dijadikan sebagai fungsi destinasi wisata,” kata Politisi Fraksi PDI-Perjuangan ini.

Ia menilai, berdasarkan tinjauan lapangan dan paparan yang disampaikan pihak Perhutani, pengelolaan wisata yang berada di kawasan Gunung Lawu ini Kabupaten Karanganyar ini sudah berjalan dengan baik.

“Hanya sekarang bagaimana caranya melibatkan masyarakat sekitar Pemda juga supaya betul-betul (mendorong agar) masyarakat ikut menjaga kelestarian alam hutan kita ini. Ekosistem kita betul-betul dijaga,” ujarnya.

Diketahui, dalam rangka untuk menjaga kawasan konservasi hutan sesuai dengan UU  Nomor 41 tahun 1999 tentang Kehutanan, disebutkan amanat bahwa masing-masing daerah harus punya kawasan hutan minimal 30 persen dari luas wilayah daerah.

“Banyak sekarang daerah-daerah lain punya kawasan hutan di bawah 30 persen. Ini yang harus dikejar,” tutup wakil rakyat dari daerah pemilihan Bali itu. ** Red.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *