banner 728x250

Ketua Umum PGI Pdt. Gomar Gultom Hadiri Sidang KWI 2024

Pdt.Gultom Gomar,Ketua PGI
banner 120x600
banner 468x60

SINERGISATU.COM-Ketua Umum PGI Pdt. Gomar Gultom Mengahdiri Undangan Sidang I Tahun 2024 Para Uskup se-Indonesia di Gedung KWI Menteng Jakarta Pusat, Senin (13/5/2024).

Dalam sambutannya PGI mengapresiasi pilihan tema Jubileum 100 Tahun persidangan KWI, yang dipahaminya sebagai komitmen kolektif para uskup bersama umat Katolik di Indonesia, untuk memberlakukan tibanya tahun rahmat Tuhan dalam kehidupan kita, yakni pembebasan dari kemiskinan, bebas dari penyakit dan bebas dari berbagai belenggu penderitaan lainnya.

banner 325x300

Dikatakan bahwa, Panggilan sedemikian ini sangatlah relevan dengan situasi masyarakat dan bangsa kita, dimana kita masih terus menyaksikan pengelolaan tata ruang yang masih belum sepenuhnya berpihak kepada rakyat kecil, utamanya masyarakat adat.

“Rejim sertifikasi tanah telah begitu mudah menegasikan sejarah tanah dan meminggirkan masyarakat adat, yang oleh sistem yang ada tidak memungkinkan mereka untuk memiliki sertifikat atas tanah yang ratusan tahun telah mereka diami. Sebaliknya kita juga menyaksikan bagaimana sekelompok orang bisa dengan mudah dan leluasa memiliki lahan berjuta hektar, bahkan dengan mengusir masyarakat adat yang ada di atasnya,” ujar Pdt. Gomar Gultom.

Menurutnya, bagaimanakah kita berjalan bersama memberlakukan tahun rahmat Tuhan di tengah kondisi sedemikian? Sementara pada saat sama kita juga mestinya sangat risau dengan sistem hukum dan perekonomian kita yang masih memberi ruang buat praktek-praktek korupsi dan kolusi, sehingga distribusi pembangunan tidak berjalan baik, malah menumpuk di tangan kelompok tertentu saja.

“Korupsi merajalela dan masyarakat begitu permissif terhadap para koruptor, yang membawa kita kepada krisis moral yang tak terhingga Korupsi bukan hanya “penyelewengan dan penggelapan untuk keuntungan pribadi atau memperkaya orang lain” (KBBI 1999), tetapi terutama adalah kerusakan atau kebobrokan integritas, kebajikan atau prinsip moral. Kebobrokan moral manusia yang tidak mampu mewujudkan dirinya sebagai Gambar Allah,” tegas Gomar.

Pdt. Gomar Gultom menganggap pentingnya kita semua berjalan bersama untuk mengatakan kepada negeri ini, menolak pemberlakuan sistim yang tidak pro rakyat sedemikian, dan mengajak negeri ini untuk menjamin distribusi yang adil serta pengelolaan tanah secara semestinya.

“Saya kira dengan langkah seperti ini kita telah turut menyambut seruan apostolik Paus Fransiskus dalam Evangelii Gaudium, 24 Nopember 2013 lalu, yang sangat mendasar mengajak kita menempatkan Injil sebagai berita sukacita,” tutupnya. ** Dese Dominikus.

 

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *