banner 728x250
BERITA  

Ketua DPR Puan Maharani Mengenang Sosok Guru Bangsa Buya Syafii Maarif

Ketua DPR Puan Maharani dan Buya Syafii Maarif dalam sebuah silaturahmi
banner 120x600
banner 468x60

SINERGISATU (JAKARTA) – Salah satu putra terbaik,tokoh rohaniwan, tokoh Bangsa Indonesia, mantan Ketua PP Muhammadiyah Prof.Dr. H.Ahmad Syafii Maarif tutup usia. Buya Syafii Maarif,demikian disapa wafat pada Jumat 27 Mei 2022 Pukul 10.15 WIB di usia 87 tahun di RS.PKU Muhmmadiyah Gamping,Sleman Yogyakarta.

Menurut Dokter Spesialis Jantung pembuluh darah RS PKU Muhammadiyah Gamping, Dr Evita Devi Noor Rahmawati, kondisi Buya sempat mengalami sesak napas pada kamis malam(26/5/2022), sebelum akhirnya mengalami henti jantung. Almarhum mulai menjalani perawatan di pada 14 Mei 2022.

banner 325x300
Buya Syafii Maarif dan Puan Maharani dalam sebuah silaturahmi

Ketua DPR RI Puan Maharani berduka atas wafatnya Buya Syafii Maarif. Menurutnya, Bangsa Indonesia kehilangan tokoh besar dengan kepergian cendekiawan muslim itu.

“Atas nama pimpinan dan seluruh anggota DPR RI, saya sampaikan dukacita mendalam atas wafatnya Buya Prof Dr H Ahmad Syafii Maarif. Indonesia kehilangan satu lagi sosok guru bangsa,” kata Puan, Jumat (27/5/2022).

Secara pribadi, perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI itu mengaku sangat kehilangan dengan wafatnya Buya Syafii. Hubungan Puan dengan ulama kelahiran 31 Mei 1935 tersebut sangat dekat dan sudah seperti keluarga.

Ketua DPR Puan Maharani dalam sebuah pertemuan silaturahmi dengan Buya Syafii Maarif

“Beliau sosok yang sangat mengayomi, bijaksana. Kedekatan kami bisa dikatakan seperti seorang cucu dengan kakeknya, karena saat bertemu saya bisa bicara santai dan akrab,” kenangnya.

“Banyak hal dan ilmu yang saya dapatkan jika sedang berdiskusi dan berbincang dengan beliau,” lanjut Puan.
Buya Syafii meninggal dunia di Yogyakarta pagi ini setelah terkena serangan jantung ringan sejak Maret lalu.

Menurut Puan, bukan hanya umat muslim yang merasa kehilangan dengan meninggalnya mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah tersebut.

“Wafatnya Buya Syafii tak hanya duka bagi Muhammadiyah dan umat muslim. Kepergian beliau merupakan kehilangan untuk semua masyarakat Indonesia mengingat sosoknya yang begitu dihormati dan dikagumi oleh umat lintas agama,” papar mantan Menko PMK itu.

Puan Maharani menuntun Buya Syafii Maarif usai bersilaturahmi

Puan mendoakan agar Buya Syafii Maarif mendapat tempat terindah di Surga-Nya. Ia juga berdoa agar keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan serta kekuatan.

“Kini menjadi tugas kita putra-putri bangsa untuk melanjutkan cita-cita Buya Syafii yang konsen tentang Islam berkemajuan, tolerasi, nilai-nilai kebangsaaan, dan komitmennya tentang nilai-nilai Pancasila,” sebut Puan.
Puan pun mengucapkan penghargaan dan rasa terima kasih atas dedikasi Buya Syafii bagi umat Islam, bangsa dan negara, serta seluruh masyarakat.

“Selamat jalan Buya, terima kasih atas semua yang telah dilakukan bagi Indonesia,” tutupnya.**

 

 

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *