banner 728x250
BERITA  

Kelamaan Plt Bimas Katolik, Gabriel Goa Desak Presiden Jokowi Segera Perintahkan Menag Yaqut Lakukan Ini

Gabriel Goa (foto: dok Sinergisatu.com)
banner 120x600
banner 468x60

JAKARTA, Ketua Dewan Pembina PADMA INDONESIA (Pelayanan Advokasi untuk Keadilan dan Perdamaian Indonesia) sekaligus Ketua KOMPAK INDONESIA (Koalisi Masyarakat Pemberantasan Korupsi Indonesia) Gabriel Goa mendesak Presiden RI, Joko Widodo segera mengambil langkah terkait kekosongan kursi Dirjen Bimas Katolik di Kemenag RI. Hal itu mengingat, kepemimpinan Dirjen Bimas Katolik sudah terlalu lama kosong dan hanya diisi oleh Pelaksana tugas (Plt).

Menurut Gabriel, jabatan pelaksana tugas (Plt) tidak boleh lebih dari 3 (tiga) bulan. Namun nyatanya, Plt Dirjen Bimas Katolik yang sekarang yakni Albertus Magnus Adiyarto Sumardjono sudah kelamaan alias melebihi batas waktu tiga bulan. Kekosongan kursi Dirjen Bimas Katolik sudah berjalan sekitar satu tahun 3 bulan (16 Desember 2021 hingga April 2023).

banner 325x300

“Belum adanya kepastian Dirjen Bimas Katolik yang defenitif hingga hari ini menunjukan kepada publik bahwa Presiden Jokowi up Menteri Agama RI Yakut Cholil Qoumas telah melakukan Maladministrasi,Pelanggaran Ham dan dugaan kuat praktek KKN,” kata Gabriel Goa dalam keterangan tertulis kepada wartawan di jakarta,Sabtu (1/4/2023).

Dikatakan, Pelaksana Tugas Dirjen Bimas Katolik Albertus Magnus Adiyarto Sumardjono terlalu lama menjabat Plt terbukti jelas Maladministrasi,pelanggaran Ham dan ada dugaan kuat praktek KKN.

Terpanggil untuk mencegah terjadinya maladministrasi,peanggaran Ham dan dugaan praktek KKN maka kami dari Lembaga Hukum dan PADMA INDONESIA (Pelayanan Advokasi untuk Keadilan dan Perdamaian Indonesia) bekerjasama dengan KOMPAK INDONESIA (Koalisi Masyarakat Pemberantasan Korupsi Indonesia) menyatakan sikap sebagai berikut.

Gabriel Goa (Paling Kanan) bersama rekan-rekannya dari Padma Indonesia bersama komisioner Ombusman RI dalam sebuah pengaduan (Dok Padma Indonesia)

Pertama,meminta Ombudsman RI dan Komnas Ham RI mendesak Presiden RI Jokowi perintahkan Menteri Agama RI segera melakukan pelelangan terbuka dan profesional untuk memilih Dirjen Bimas Katolik yang baru bukan berdasarkan praktek KKN yang melibatkan elite Pejabat Eksekutif.dan Legislatif.

Kedua,mendesak KPK RI untuk ikut terlibat aktif bahkan melakukan Operasi Tangkap Tangan dalam penempatan posisi jabatan-jabatan strategis pelayanan publik seperti jabatan Dirjen-Dirjen diantaranya Dirjen Bimas Katolik.

Ketiga,mendesak Menteri Agama segera mengembalikan Plt Dirjen Bimas Katolik ke Kementerian di mana beliau bekerja.sebelum menjadi Plt Dirjen Bimas Katolik.Keempat mengajak Solidaritas Masyarakat dan Pers untuk.mengawasi dan mengawal ketat proses pelelangan jabatan Dirjen Bimas Katolik.

Apabila Menteri Agama RI mengabaikan desakan kami ini maka kami akan segera melaporkan Menteri Agama RI ke Ombudsman RI,Komnas Ham, KPK RI dan DPR RI. Gabriel Goa,Ketua KOMPAK INDONESIA sekaligus Ketua Dewan Pembina Lembaga Hukum dan Ham PADMA INDONESIA. ** (Tim Redaksi). 

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *