banner 728x250
BERITA  

Kampanye hari ke-60, Prabowo Temui Pimpinan dan Jajaran KWI, Sampaikan Komitmen Kampanye Santun dan Damai

Capres nomor urut 2, Prabowo Subianto, Ketua Konferensi Waligereja Indonesia, Mgr Antonius Subianto Bunjamin,O.S.C, dan Ignatius Kardinal Suharyo Hardjoatmodjo, Uskup Keuskupan Agung Jakarta (Dokpen)
banner 120x600
banner 468x60

SINERGISATU.COM-Capres (Calon presiden) nomor urut 2, Prabowo Subianto menyabangi jajaran Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) di Gedung KWI, Jakarta, Jumat (26/1/2024). Adapun, Pertemuan antara Prabowo dan KWI digelar tertutup dan berlangsung sekitar satu jam sejak pukul 15.00-16.00 WIB.

Ia disambut oleh Ketua KWI, Mgr Antonius Subianto Bunjamin,O.S.C, dan Ignatius Kardinal Suharyo Hardjoatmodjo, Uskup Keuskupan Agung Jakarta,serta jajaran KWI lainnya, di Gedung KWI Jl.Cut Meutia, Menteng,Jakarta Pusat,Jumat (26/1/2024).

banner 325x300

Sementara Prabowo Subianto didampingi oleh sang adik sekaligus Anggota Dewan Pengarah Tim Kampanye Nasional (TKN) Hashim Djojohadikusumo.

“Di situ kami diberikan kesempatan menyampaikan itikad kami, niat kami, maju di pemilihan umum yang akan datang. Kami juga menyampaikan buku visi misi kami, yang dijelaskan secara umum,” kata Prabowo kepada wartawan usai pertemuan dengan KWI.

Prabowo Subianti di hadapan Pimpinan KWI menyatakan akan selalu mengutamakan nilai-nilai pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Prabowo juga menjelaskan bahwa dirinya mengutamakan persatuan dan kerukunan bangsa Indonesia.

“Bahwa apa pun yang terjadi, yang paling penting adalah persatuan dan kerukunan di antara seluruh rakyat Indonesia, terutama yang harus dipelopori, diberi contoh oleh para elite, para pemimpin-pemimpin Indonesia,” ujarnya.

Lanjut Prabowo bahwa komitmen nya untuk berkontestasi politik secara santun dan damai. Menteri Pertahanan ini mengatakan Kardinal Suharyo juga memberikannya sejumlah nasehat secara umum.

“Dan (Kardinal Suharyo) menyampaikan saran kepada umat katolik, yang dijelaskan kepada kami, kami anggap sangat cocok, sangat bagus, untuk seluruh, tidak hanya umat katolik, tapi juga seluruh rakyat Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, Ignatius Kardinal Suharyo Hardjoatmodjo mengungkapkan bahwa pihak KWI tidak akan berpihak ke pasangan capres-cawapres mana pun. Mantan Ketua Presidium KWI dua periode itu juga menegaskan, akan mendukung siapa pun pemenang Pemilu 2024.

“Jadi dalam gereja katolik pilihan politik itu macam-macam, kami pimpinan-pimpinan gereja tidak boleh berpihak karena tugas kami adalah mempersatukan. Nanti kalau berpihak lalu fungsi pemersatu itu hilang,” kata Kardinal Indonesia ke-3, kelahiran Sedayu, Yogyakarta itu.

“Kami akan mendukung siapapun yang akan terpilih lewat proses yang emmang sudah diatur oleh undang-undang,” ujar Suharyo yang juga mantan Uskup Agung Semarang yang ditunjuk oleh Paus Yohanes Paulus II itu. ** Dommy Lewuk.

 

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *