banner 728x250

Ini Harapan Tokoh Perempuan Aceh,Hj.Rizayati atas Kunjungan Presiden Jokowi di Rumoh Geudong Pidie

Dr (HC) Hj.Rizayati,SH.MM,Tokoh Nasional Perempuan asal Kabupaten Bireuen,Provinsi Aceh (Foto: Dok/Istimewa)
banner 120x600
banner 468x60

JAKARTA,SINERGISATU.COM-Tokoh perempuan sekaligus pengusahaan nasional asal Bireuen,Aceh, Dr. (H.C) Hj. Rizayati,SH.,MM mendukung penuh rencana Presiden ke-67, H.Ir.Joko Widodo akan melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Kabupaten Pidie pada selasa (27/6/2023) mendatang.

Adapun kunjungan tersebut dalam rangka kick off meeting terkait penyelesaian pelanggaran HAM berat semasa konflik Aceh, rentang waktu 1989-1998. Pertemuan tersebut akan berlangsung di Rumoh Geudong Pidie yang berlokasi di Glumpang Tiga, Kabupaten Pidie.

banner 325x300

“Sebagai warga Aceh, saya bangga kepada Presiden Joko Widodo atas atensi dan perhatiannya untuk Aceh selama ini,” kata Hj.Rizayati saat dikonfirmasi media ini, Minggu (25/6/2023).

“Kepedulian pemerintah pusat, dalam hal ini Presiden Joko Widodo sangat kita hargai terlebih di penghujung masa jabatannya.Pak Jokowi masih tetap setia melestarikan budaya Aceh dan sejarah perjuangan Aceh yang diakui secara nasional,” ulas pengusaha sukses asal Kabupaten Bireuen itu.

Rizayati menyebut, sejarah perjuangan ke depan harus lebih baik dan tertata dalam bingkai NKRI, sejarah memilukan itu kita hapus dan apa yang terjadi itu menjadi sejarah untuk kita bersama.

Dirinya mengajak semua pihak terutama masyarakat Aceh untuk bangun paradigma baru dalam berpikir positif.

Dr (HC) Hj.Rizayati,SH.MM, Tokoh Nasional Perempuan asal Aceh (Dok/FB)

“Mari kita bangun paradigma berpikir lebih bersih sehat dan maju, sejarah berdarah itu jangan kita ulangi lagi,”imbuhnya.

“Stigma- stigma negatif sepakat kita hilangkan, bangkitlah dengan inovasi- inovasi baru, agar Aceh kedepan lebih baik, modern dan maju,”kata tokoh perempuan Aceh yang juga penggagas Program Indonesia Terang itu.

Melansir kompas tv, Menteri Polhukam RI Prof.Mahfud MD kepada wartawan menjelaskan, kedatangan Presiden Joko Widodo ke Aceh dalam rangka mengumumkan penyelesaian kasus pelanggaran hak asasi manusia (HAM) berat masa lalu secara non yudisial.

“Tempat pengumuman penyelesaian kasus pelanggaran HAM berat masa lalu akan dilakukan di lokasi Rumoh Geudong, tragedi penyiksaan terhadap masyarakat Aceh yang dilakukan aparat selama masa konflik Aceh 1989-1998 di Desa Bili, Kemukiman Aron, Kecamatan Glumpang Tiga, Kabupaten Pidie,” sebut Menko Polhukam Mahfud.MD.

“Pemulihan hak para korban itu dimulai atau kick off oleh presiden pada hari Selasa tanggal 27 juni 2023 akan dilangsungkan di Rumoh Geudong Kabupaten Pidie, Aceh. Bersamaan juga mulai dilakukan pemulihan HAM pada wilayah lain dari 12 yang direkomendasikan oleh Komnas HAM,” ujarnya.

Sebagaimana diketahui, penyelenggaraan kick off ini dilakukan di tengah proses pemilihan umum (Pemilu) 2024 yang sedang berlangsung.

“Untuk menjelang pemilu 2024,kita berharap masyarakat bisa lebih hidup dalam damaia,tenteram,dan pemilu ini dapat berjalan dengan baik dan menghasilkan calon presiden yang terbaik di tahun 2024.”

“Harapan saja juga himbauannya agar masyarakat tetap tenang. Menggunakan bahasa-bahasa yang lebih elegan sehingga tidak menimbulkan kesalah pahaman,” tutup Hj.Rizayati. ** Domi Dese Lewuk.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *