banner 728x250

Implementasikan Negosiasi IJEPA, Indonesia-Jepang Sepakati Sejumlah Program Kerja Sama

Presiden Joko Widodo menerima secara resmi kunjungan Perdana Menteri Jepang Kishida Fumio, pada Jumat, 29 April 2022, di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat. (Foto : Humas Setneg)
banner 120x600
banner 468x60

Jakarta (SINERGISATU)-Presiden Joko Widodo mengatakan, bahwa pemerintah Indonesia dan Jepang sepakat untuk terus meningkatkan kerja sama di berbagai bidang. Salah satunya di bidang perdagangan. Adapun, kedua negara sepakat mengintensifkan negosiasi IJEPA (Indonesia Japan Economic Partnership Agreement) dan mengurangi hambatan perdagangan agar lebih menguntungkan kedua negara.

Hal tersebut disampaikan saat menerima kunjungan bilateral Perdana Menteri Jepang Kishida Fumio, pada Jumat, pekan lalu di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat.

banner 325x300

Pernyataan itu disampaikan dalam keterangan pers bersama usai pertemuan bilateral kedua negara. Pada kesempatan itu, Kepala Negara menyampaikan apresiasinya atas komitmen PM Kishida untuk terus memperkokoh hubungan bilateral Indonesia dan Jepang.

“Saya menyampaikan selamat datang kembali di Indonesia kepada Perdana Menteri Kishida. Suatu kehormatan bagi saya menerima kunjungan Yang Mulia dan saya menyambut baik komitmen Yang Mulia untuk terus memperkokoh hubungan bilateral antara Indonesia dan Jepang,” kata Presiden Joko Widodo.

“Secara khusus, saya menyampaikan permintaan pembukaan akses yang luas bagi produk pertanian dan perikanan Indonesia ke pasar Jepang,” ungkapnya dalam keterangan pers bersama itu.

Di bidang investasi, kata Presiden Jokowi, pemerintah menyambut baik ekspansi perusahaan otomotif Jepang seperti Toyota dan Mitsubishi yang akan menjadikan Indonesia sebagai hub otomotif untuk kawasan. Meski demikian, Presiden tetap berharap adanya tambahan investasi baru Jepang di bidang lainnya serta menjadikan Indonesia sebagai bagian penting dari rantai pasok global industri asal negara sakura itu.

Tak hanya itu, Presiden Jokowi juga menyambut baik kerja sama di bidang infrastruktur. Ia berharap partisipasi pemerintah Jepang pada proyek-proyek infrastruktur lainnya di Tanah Air, seperti di Ibu Kota Nusantara dan Ambon Port.

“Di sektor kelautan dan perikanan, saya menyambut baik partisipasi Jepang dalam pembangunan sentra kelautan dan perikanan di Natuna dan Biak yang telah selesai dan komitmen pembangunan sentra-sentra serupa di Sabang, Moa, di Saumlaki, dan Morotai,” kata Presiden.

Adapun di sektor lainnya seperti energi dan lingkungan hidup. Presiden Jokowi berharap adanya percepatan tindak lanjut kerja sama transisi energi melalui investasi energi baru terbarukan dengan pemerintah Jepang. Kepala negara juga menekankan pentingnya penguatan kerja sama di sektor ketenagakerjaan, termasuk pelatihan bagi calon pekerja migran Indonesia.

Kawasan dan Isu Global

Kunjungan ekonomi bila teral antara Jepang dan Indonesia kali ini juga membahas soal kawasan dan isu-isu global diantara kedua negara. Pada kesempatan itu Presiden Jokowi dan PM Kishida juga membahas terkait isu kawasan dan isu global, khususnya mengenai Ukraina. Jokowi menekankan ajakan Indonesia agar semua negara menghormati kedaulatan dan integritas wilayah negara lain secara konsisten.

“Perang Ukraina harus segera dihentikan dan kita bersepakat untuk menciptakan situasi yang kondusif agar perundingan dan solusi damai dapat segera tercapai,” tegas Presiden.

Kepala negara juga kembali menyinggung soal Myanmar. Bahwa sangatlah penting kerja sama antara ASEAN dan Jepang untuk memastikan bahwa five point of consensus ASEAN dapat dijalankan. Presiden Jokowi dan PM Kishida juga membahas kerja sama Indo Pasifik agar menjadi kawasan yang damai, stabil dan sejahtera.

“Saya menekankan pentingnya membangun strategic trust di kawasan Indonesia dan ASEAN siap melakukan kerja sama dengan para mitra terutama di bidang maritim, konektivitas, dan pencapaian SDGs, serta perdagangan dan investasi,” tegas Presiden. ** (SS-01/SP).

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *