banner 728x250
BERITA  

Hermawi Taslim Andalkan PMKRI Merauke Bangun Provinsi Papua Selatan

Ketua Forum Komunikasi Alumni (Forkoma) PMKRI Hermawi Franziskus Taslim pose bersama saat menyambangi Margasiswa PMKRI Merauke di Kawasan Katedral Lama - Kota Merauke, Jumat 21 Oktober 2022.
banner 120x600
banner 468x60

SINERGISATU.COM-Pemekaran sejumlah Daerah Otonomi Baru di Papua adalah berkah yang harus disambut dengan rasa syukur, kerja keras dan kerja cerdas demi kesejahteraan rakyat Papua.

Untuk itu, seluruh kader PMKRI Santo Fransiskus Xaverius Merauke, mengambil momentum ini meningkatkan intelektualitasnya agar bisa memainkan peran yang signifikan di Provinsi Papua Selatan.

banner 325x300

Demikian antara lain pesan Ketua Forum Komunikasi Alumni atau Forkoma (FORKOMA) PMKRI , Hermawi Franziskus Taslim tak kala menyambangi Margasiswa PMKRI Merauke di Kawasan Katedral Lama – Kota Merauke, Jumat (21/10/2022).

“Oleh karena itu saya mendorong seluruh kader PMKRI Santo Fransiskus Xaverius Merauke, untuk mengambil momentum ini meningkatkan intelektualitasnya agar bisa memainkan peran yang signifikan di ProVinsi Papua Selatan yang akan berpusat di Merauke ini,” kata Hermawi Taslim.

Taslim juga menguatkan para kader PMKRI untuk terus mengukuhkan sikap dan pandangan ke-Indonesia-an yang paripurna, karna faktanya banyak sekali anggota DPR RI yang dapilnya bukan dapil Papua justru mendukung sepenuhnya proses pemekaran Papua menjadi beberapa provinsi.

“Ini salah satu bukti lain bahwa seluruh masyarakat bangsa Indonesia memang mencintai Papua dengan tulus,” tambah Taslim.
Taslim disambut belasan aktivis PMKRI Merauke yang tengah beraktivitas di marga siswa.

Pada kesempatan tersebut Ketua PMKRI Santo Fransiskus Xaverius Merauke, Susana Florika Marianti Kandaimu menjelaskan bahwa PMKRI Merauke mulai berdiri sejak tahun 1996. Dan dirinya adalah perempuan pertama yang menjadi Ketua PMKRI di daerah ini.

Susana yang juga Mahasiswa STIE Santa Theresia itu menambahkan bahwa di Merauke ada belasan perguruan tinggi baik negeri maupun swasta yang mendidik puluhan ribu mahasiswa yang kelak diharapkan menjadi tulang punggung pembangunan di Provinsi Papua Selatan yang baru saja disahkan sebagai daerah otonomi baru.(*)

 

 

 

 

 

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *