banner 728x250
BERITA  

Gelar Harla ke-7, HIPERMATA Sikka Bidik Program Literasi Untuk Wilayah Tana Ai

Himpunan Mahasiswa dan Pelajar Tana Ai,Kabupaten Sikka saat gelar Harla ke-7, Mei 2023 (Foto: Fandy Lewuk)
banner 120x600
banner 468x60

MAUMERE,SINERGISATU.COM-Puluhan Mahasiswa dan Pelajar asal Tana Ai yang tergabung dalam komunitas Himpunan Pelajar dan Mahasiswa Tana Ai (Hipermata) Kabupaten Sikka di Maumere menggelar diskusi dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun organisasi yang didirikan 7 tahun lalu. Adapun, kegiatan ini berlangsung di aula Rumah Susun Maumere dengan jumlah peserta sebanyak 50 orang,Selasa pekan lalu.

Dalam kesempatan itu, Ketua HIPERMATA Sikka, , Markus Mada mengatakan, para anggota yang terhimpun dalam oragnisasi ini berasal dari wilayah Tana Ai yang terdiri dari 3 kecamatan, yakni; Talibura, Waigete dan Waiblama di Kabupaten Sikka, Flores-NTT.

banner 325x300

“Organisasi ini berasaskan kekeluargaan, Pancasila dan UUD 1945, bersifat independen, serta bergerak di bidang pendidikan dan pengkaderan, kebudayaan, kerohanian dan minat bakat,” kata Markus Mada.

HIPERMATA Sikka dideklarasikan pada tanggal 2 Mei 2016 di lapangan Stef Leong Liwu, Talibura, bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional.
“Untuk itu, diusia yang ke-7 tahun ini, HIPERMATA menyelenggarakan peringatan hari ulang tahun sebagai langkah taktis yang ditujukan kepada semua anggota HIPERMATA untuk mengapresiasi kinerja yang telah dilakukan,” imbuh Markus.

Pegelaran Harla Hipermata sendiri merupakan ajang silaturahmi antara anggota dan alumni. Harapannya, dengan acara ini Hipermata akan menerima dan memperkenalkan anggota baru kepada alumni Hipermata, sehingga mempererat hubungan antara anggota dan alumninya.

Sementara itu, Stanislaus Nong selaku pembina dan pendiri Hipermata yang hadir menerangkan, bahwa sesuai semboyan Hipermata yaitu, ‘Salam Wate ha (salam satu hati), ita ditewat (kami juga bisa).’ Motto ini untuk memotivasi kaum muda Tana Ai untuk bangkit dari keterpurukan pandangan atau steriotype Tana Ai ‘ngangan’ (bodoh).

“Kami percaya bahwa itu sebuah cerita fiksi yang mau menyudutkan orang Tana Ai, namun sebagai kaum intelektual, kata ‘ngangan’ (bodoh) merupakan suatu motivasi terhebat buat kami untuk bangkit berdiri dan menunjukan bahwa kami tidak seperti apa yang mereka pikirkan,” imbuhnya menyemangati para anggota Hipermata.

Sharing pengalaman pun datang dari Ifan Gobang, salah satu anggota HIPERMATA. Ia berceritera, sebelum bergabung di Hipermata, perasaan minder saat tampil di depan umum untuk berbicara saja rasanya sangat kaku bahkan tidak percaya diri atau Pede.

“Berdiri omong di depan (umum) gemetar dan selalu diam ketika ada forum diskusi di kampus maupun di masyarakat. Namjun, dengan bergabung dalam organisasi Hipermata ini, saya belajar banyak hal dan menjadi bagian terpenting dalam kegiatan,” ungkapnya memotivasi sesama anggota HIPERMATA lainnya.

Lanjut Irfan Gobang, berkat Oraganisasi HIPERMATA dirinya sering dipercaya menjadi Ketua Panitia dalam berbagai kegiatan.
Ia mencontohkan, dengan dipercaya menjadi ketua panitia atau mengkoordini kegiatan-kegiatan lain maka dirinya merasa mendapat kesempatan untuk belajar memipin rapat dan mengkoordinasi teman-temanm Sehingga saya sudah terbiasa berbicara di depan umum tanpa ada rasa takut.

“Jadi saya sangat bersyukur dan berterimakasih kepada Hipermata yang memberikan saya kesempatan untuk belajar. Dan saya juga mengajak untuk teman-teman dari Tana Ai yang berpendidikan di Maumere ikut bergabung dengan Hipermata, dan jangan pernah malu untuk mengakui diri sebagai orang Tana Ai,” kisah Irfan.

Potong Kue Hari Lahir HIPERMATA Sikka ke-7 (Istimewa)

Dalam kesempatan yang sama, Ketua panitia Harla HIPERMATA, Stefanus Silfandi menyampaikan terima kasih kepada para anggota dan undangan yang sudah bersedia mengikuti kegiatan ini.

“Harapan ke depan, kita tetap satu hati sesuai dengan semboyan ‘wate ha,’ sehingga dapat menjaga dan membesarkan Hipermata di Nian Tana Sikka,” imbuhnya.

Hadir juga dalam kegiatan ini, Ketua LMND EK SIKKA, organisasi IMPALEM (Ikatan Mahasiswa dan Pelajar Lewomada . Silfandi menyatakan dirinya sangat mendukung dan mengapresiasi kegiatan Hipermata yang berdiri solid hingga hari ini.

Harapan juga datang dari Wilfridus Iko, putera asal Watudiran, Kecamatan Waigete. Ia berharap, ke depan Hipermata Sikka tetap eksis di Nian Tana Sikka.

“Rencana terobosan ke depan, kami akan melakukan kegiatan literasi di sekolah-sekolah di Tana Ai dengan medonasikan buku bacaan, demi menumbuhkan semangat belajar generasi muda Tana Ai,” tutup Wilfridus Iko.

Seputar Tana Ai

Sebagai informasi,Lewomada adalah salah satu Desa di Kecamatan Talibura, yang terletak dibaian utara Kabupaten Sikka dan masih dalam wilayah Tana Ai. Lewomada sebelumnya bernama Desa Bokang.

Wilayah Tana Ai sebelumnya hanya memiliki Satu Kecamatan yakni Kecamatan Talibura. Saat itu (tahun 1980-an) Kecamatan Talibura memiliki 11 Desa,yakni Desa Pruda,Natar Mage, Tana Rawa,Werang,Hikong,Kringa,Ojang,Wailamun,Nebe,Darat Gunung,dan Talibura sebagai Ibu Kota Kecamatan.

Kini, seiring dengan pemekaran wilayah, Tana Ai telah mekar menjadi tiga Kecamatan,Yakni Talibura, Kecamatan Waiblama dan Kecamatan Waigete. Berikut Daftar Desa-Desa di Wilayah Tana Ai, di Timur Kabupaten Sikka, NTT :

Salah satu Kegiatan Literasi dari HIPERMATA Sikka, di salah satu Sekolah (Foto: Fandy Lewuk)

Kecamatan Talibura memiliki 12 Desa :
1. Desa Baang Koor
2. Desa Darat Gunung
3. Desa Darat Pantai
4. Desa Hikong
5. Desa Kringa
6. Desa Lewomada
7. Desa Nangahale
8. Desa Nebe
9.Desa Ojang
10. Desa Talibura
11. Desa Timutawa
12. Desa Wailamung

Kecamatan Waigete memiliki 9 Desa :
1. Desa Aibura.
2. Desa Egon.
3. Desa Hoder.
4. Desa Nangatobong.
5. Desa Pogon.
6. Desa Runut.
7. Desa Wairbleler.
8. Desa Wairterang.
9. Desa Watudiran

Kecamatan Waiblama memiliki 6 Desa :
1. Desa Pruda
2. Desa Natarmage
3. Desa Tanarawa
4. Desa Werang
5. Desa Ilinmedo
6. Desa Tua Bao.

Penulis : Fandi Lewuk/Editor : Domi Dese Lewuk.

 

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *