banner 728x250

Djarot Djarot Syaiful : Dualisme Pengelolaan PPS Belawan Harus Segera Berakhir

banner 120x600
banner 468x60

JAKARTA,SINERGISATU.COM-Anggota Komisi IV DPR RI Djarot Syaiful berharap agar dualisme pengelola Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Belawan di Sumatera Utara dapat segera terselesaikan. Pasalnya, hal itu menjadi penyebab utama dari berbagai permasalahan yang ada  pelabuhan terbesar kedua di Sumut, setelah pelabuhan perikanan Muara Baru itu.

“Hari ini, secara resmi kami mendapat informasi adanya dualisme pengelolaan Pelabuhan Perikanan Belawan ini, yakni antara Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan PT Perindo. Ini harus segera diselesaikan, agar tidak ada saling lempar tanggung jawab dan pada akhirnya saling mencari kambing hitam atas berbagai permasalahan yang ada di pelabuhan tersebut,” kata Djarot Syaiful Hidayat saat mengikuti Kunjungan Kerja Reses Komisi IV DPR RI ke PPS Belawan, Sumut, beberapa waktu lalu.

banner 325x300

Untuk diketahui, baik KKP dan berbagai organisasi nelayan yang hadir di hadapan Komisi IV DPR RI, bahwa PPS Belawan saat ini kondisinya sangat memprihatinkan dimana infrastruktur yang rusak, becek dan minimnya berbagai fasilitas lain yang seharusnya dimiliki oleh pelabuhan perikanan besar. Seperti masih kurangnya panjang dermaga, belum adanya pabrik es dan kurangnya cold storage.

“Karena ini merupakan pelabuhan perikanan, menurut saya lebih baik ada di bawah pengelolaan KKP. Dengan begitu, nantinya KKP lah yang bertugas untuk melakukan perbaikan berbagai infrastruktur, seperti jalan, penambahan panjang dermaga dan lainnya. Termasuk penyediaan berbagai fasilitas di PPS tersebut. Seperti pembangunan pabrik es dan cold storage, dan lain sebagainya,”kata politikus PDI Perjuangan ini.

Karennya, Komisi IV DPR RI mendorong penuh diselesaikannya dualisme pengelolaan PPS Belawan ini. Bahkan ke depan (memasuki masa sidang), Komisi IV akan membahas permasalahan ini dengan KKP, serta berbagai pihak terkait lainnya.

“Jadi, hal tersebut semata-mata untuk meningkatkan fungsi PPS Belawan tersebut, termasuk meningkatkan produksi ikan. Pada akhirnya juga meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan nelayan,” imbuhnya. **

Ediotor: Tim Redaksi

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *