banner 728x250

Di Kantor PWI Pusat, Capres Ganjar Pranowo dapat Curhat, Media Alami Krisis

Calon Presiden (Capres) RI, Ganjar Pranowo menyampaikan keterangan pers (Foto: CNN Indonesia)
banner 120x600
banner 468x60

JAKARTA,SINERGISATU.COM-Calon Presiden (Capres) Ganjar Pranowo menyabangi Kantor Persatuan Wartawan Indonesian (PWI) Pusat di Kawasan Keon Sirih,Jakarta Pusat ,Kamis (30/11/2023). Dalam kesempatan itu, mantan Guernur Jawa Tengah ini mendapat curhatan dari PWI terkait kondisi media yang saat ini mengalami krisis yang luar iasa. Adapun aspirasi terseut disampaikan oleh Ketua PWI Pusat, Hendry CH Bangun .

“Sekarang ini juga sedang menghadapi krisis baik secara etika, terlebih dari secara ekonomi,” kata Hendry.

banner 325x300

Secara khusus Hendry menyebut,hampir 90 persen penghasilan media massa saat ini sudah beralih ke media sosial. Karena itu ia meminta Ganjar untuk menjaga kemerdekaan dan kebebasan pers.

“Hampir 90 persen penghasilan yang dulu diperoleh oleh pers itu sekarang jatuh ke media sosial atau platform yang mengelola informasi,” tegasnya.

Sementara itu, Ganjar membebaskan soal kondisi media saat ini yang sedang mengalami kritis dari etika dan bisnis. Secara bisnis, dia mengatakan peralihan media konvensional ke digital saat ini belum siap secara infrastruktur.

Akibatnya, secara bisnis media tidak baik sehingga banyak yang bangkrut. Imbasnya, kemunculan media online kata Ganjar saat ini tak banyak yang kredibel.

“Secara bisnis nggak bagus. Ini belum-belum baik-baik saja. Dan banyak yang bangkrut lalu ada mhncuk baru,”ujar Capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo.

Ganjar menilai PWI harus memiliki kontrol. Sebab, faktanya di lapangan terutama di daerah media-media tersebut justru partisan.

“Tapi saya menemukan wartawan ini ada perangkat desa. Di kampung. Saya menemukan, dia kemarin kerja di satu organisasi masyarakat. Tiba-tiba jadi wartawan, tulis aja,” ujar politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu. ** Timred.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *