banner 728x250

Aset Kantor Ansuransi Jiwa Bumi Putera Cabang Maumere Disita Kopdit Pintu Air

Foto : Irma
banner 120x600
banner 468x60

MAUMERE-Kopdit Pintu Air melakukan penyitaan aset milik Asuransi Jiwa Bumi Putera (AJB) Cabang Maumere disebakakan karena pihak AJB belum membayar Polis milik kopdit Pintu Air dengan nilai kurang lebih 1,5 miliar kantor AJB yang beralamat di Jalan Nong Meak, Kota Maumere pada Rabu (24/8/2022).

aDAPUN, Surat dari Pengadilan Negeri Maumere dengan nomor: W26.U6/974./HK.02/06/2022 tertanggal 27 Juni 2022 tersebut menjelaskan bahwa sita eksekusi diajukan oleh kuasa para pemohon eksekusi pada 25 Februari 2022.

banner 325x300

Pihak dari Pengadilan Negeri sebelum melaksanakan penyitaan aset terhadap AJB memberitahukan kepada pemohon eksekusi untuk hadir pada saat peninjauan lapangan terhadap satu bidang tanah yang selama ini di manfaatkan oleh termohon eksekusi dalam melakukan proses usahanya.

Disebutkan bahwa ada sejumlah aset yang disita yaitu satu bidang tanah dan bangunan yang beralamat di jalan Nong Meak,kota Maumere kabupaten Sikka.

Sementara itu, Kuasa Hukum dari pemohon, Viktor Nekur mengatakan setelah kejadian sita eksekusi, aktivitas boleh selam belum ada proses pengajuan Lelang dan pelayanan di kantor tetap berjalan sesuai yang di sampaikan ketua Pengadilan Maumere, kalau sudah ada pengajuan Lelang maka proses aktivasi harus di berhentikan. Eksekusi aset AJB mengacu pada penetapan Ketua pengadilan Negeri Maumere kelas II Nomor 1/pen. Pdt. Eks/2022/PN Mme tanggal 18 Agustus 2022.

“Kami dikasih waktu untuk berdamai namun tidak ada ruang untuk berdamai maka pada 18 Agustus 2022 sudah dikeluarkan surat penetapan untuk eksekusi, ” kata Viktor Nekur.

Lebih lanjut Viktor mengatakan, proses sudah berjalan dari pemeriksaan 4 Juli sampai 4 Agustus 2022

“Dari tahun 2020, 2021 banding, setalah banding mereka tidak kasasi, dan saya juga tidak kasasi waktu itu.saya sudah punya kekuatan maka saya minta untuk eksekusi dan saya minta bayar sesuai dengan gugutan saya.karena tidak memiliki itikad baik untuk melakukan pembayaran maka sya ajukan permohonan untuk eksekusi asetnya,” katanya.

” Saya juga apresiasi langkah Pengadilan dengan mengabulkan sita eksekusi keputusan” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Cabang AJB Bumi Putera Maumere, Dedi mengaku tidak memberikan keterangan karena dilarang oleh direksi.

“Saya tidak bisa memberikan keterangan karena direksi melarang, saya juga sebagai pekerja yang di gaji oleh atasan jadi semua keputusan ada di pusat. Saya sebagai karyawan ” ujar Nekur.

Sedangkan terkait pelayanan, Dedi mengatakan tetap berjalan sesuai keterangan yang di sampaikan Ketua Pengadilan Negeri Maumere. *Irma.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *